Senin, 24 Agustus 2009

Malam Terakhir aku berumur 18 tahun...

Hari ini sungguh aneh tapi nyata.
Banyak hal baru yang aku rasain. Dari ketemu mata kuliah baru, temen-temen baru, semuanya serba baru! Situasi berbeda yang gak biasa aku alami sebelumnya. Semua tetap harus disyukuri. Sama dengan apa yang tadi aku tuliskan di status facebook, awalnya memang terkejut, kaget, gak terima, tapi lama kelamaan mulai berpikir untuk mengerti, menurunkan tingkat keegoisan ini. Hingga akhirnya berada di tahap mengerti dan memahami dengan sepenuh hati, dan inilah saatnya untuk bersyukur tentang apa yang telah terjadi dan sedang berlangsung.

Jika kita masih punya hati, kita pasti bisa mengungkapkan apa yang kita rasa, tanpa kesulitan dan berpikir panjang apa yang harusnya diungkapkan. Itu yang aku rasain kemaren2… perasaan munafik yang berusaha aku sembunyikan? Haha… terlalu konyol c kalau perasaan itu disebut rasa kagum, apalagi cinta… Terlalu berharga hati ini untuk merespon setitik kesia-siaan yang telah berlangsung kemarin. Sumpah! Kata-kata ini benar sersatus persen. Jika kita mulai untuk mencintai, kita harus siap-siap untuk kecewa. Dan itu hanya berlaku untuk cinta palsu, fana, dan kesia2an hari kemarin.

Astagfirullahaladzim….
Untuk semua dosa yang telah aku banggakan keberadaannya, menempati posisi teratas di hati ini. Sempat! Namun gak akan gw biarkan begitu saja harap-harap cemas yang tak jelas itu. Karena sesungguhnya sebuah penolakan akan lebih berharga, lebih terhormat dibandingkan dengan penantian yang tak pasti.

Secara perlahan, ini memang harus dimusnahkan, tentang si A, tentang si B yang hanya kujadikan alasan untuk tetap memberikan yang terbaik bagi kefanaan dunia. Sesungguhnya, hati manusia adalah samudera rahasia terdalam… (ngutip perkataannya rose_titanic) tapi emang bener! Wanita itu mudah mengingat, dan sulit melupakan… beda dengan lawan mainnya… yang mudah mengingat namun mudah pula melupakan… Sebenernya tergantung… tapi, siapa peduli dengan perasaan yang akan gw tinggalkan ini. Gak ada alasan untuk mencari tahu, menanyakan, bahkan melihatnya tersenyum. Karena semua ini hanya pertanda tanpa aba-aba. Hanya anjing menggonggong, hanya angin yang berhembus, hanya kejadian serbabiasa yang tak patut diingat, tak layak diletakan di tahta hati paling atas.

Maaf Ya Allah… terkadang aku tak setia, tak bisa menjadi yang Kau pinta, namun aku akan selalu berusaha mengubur semua perasaanku tentang hal itu. Untuk menjadikan Kau nomer satu tanpa kemunafikan… Munafik yang menjadikan lisan dan hati tak senada. Yang menjadikan bibir tersenyum namun hati menangis. Aku ingin menyempurnakan cinta ini hanya untuk Allah… Semata…

Hari-hari telah kulalui, kulewati dengan beranegaragam warna dan rasa… gak kerasa juga, ya Allah… besok hari ulangtahunku… waktunya semakin berkurang… tapi apa yang telah gw berikan… Dengan waktu yang berkurang ini. Merenung sebentar, akhirnya sadar juga bahwa keadaan tak akan pernah lagi sama. Semua akan berubah, formasi2 dalam hidup gw akan berubah… Gw bukan anak kecil lagi. Cukup Allah yang tahu apa pengharapan2 gw…

Just make a wish… from d deep inside my heart…

SELAMAT ULANG TAHUN…
Semoga semakin mencintai dan dicintai Allah….
Amin ya robal alamin…. ^^

Kamis, 13 Agustus 2009

Bukti Cinta yang Tak Tersampaikan

Ekologi ialah suatu cabang ilmu yang membahas tentang hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya, atau dapat pula diartikan sebagai ilmu yang mempelajari rumah tangga atau lingkungan makhluk hidup. Dari hal itu selanjutnya berkembang berbagai disiplin ilmu yang mempelajari dinamika dan karakter kehidupan berbagai rumah tangga , populasi, komunitas hingga ekosistem alam termasuk ekosistem buatan manusia.

Begitu banyak permasalahan ekologi di negara ini. Permasalahan ekologi ialah permasalahan lingkungan yang sangat mempengaruhi keberlangsungan hidup manusia. Contohnya saja banjir, banjir yang sering terjadi di beberapa kota besar di Indonesia menjadi bukti bahwa permasalahan ekologi yang terjadi di negara kita cukup serius. Banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan fenomena alam yang merupakan dampak dari tindakan dan kecerobohan manusia bisa merusak pola ekologi yang natural tercipta antara makhluk hidup dan lingkungannya.

Banjir tidak akan terjadi begitu parah jika masyarakat sekitar peduli terhadap lingkungan sekitar, kegiatan penanaman pohon hijau di tengah kota dan kalimat ‘buanglah sampah pada tempatnya’ yang meski sering dianggap sangat sepele dan sering dilanggar, hal itu bisa membuat perubahan nyata jika masyarakat dapat mentaatinya. Oleh karena itulah sudah menjadi agenda bagi para mahasiswa ekologi manusia, untuk menjadikan dunia tempat yang aman dan nyaman bagi penghuninya dengan kerjasama, saling dukung untuk kepentingan bersama dalam menciptakan dunia yang lebih baik lagi. Menyeru masyarakat agar menyadari bahwa alam ini terlalu suci untuk dinodai oleh tangan-tangan manusia yang tak bertanggung jawab.

Masalah ekologi pun bisa datang dari hubungan antara manusia dengan sesama manusia lainnya dalam suatu lingkungan yang mempertemukan mereka. Di mana rumah tangga ialah suatu komponen dasar dari komunitas tersebut. Keluarga dan lingkungan bisa memberikan suatu pengaruh yang sangat kuat untuk membentuk sifat dan penentuan bagaimana manusia harus bersikap dalam menerapkan norma-norma yang ada. Di negara ini, sudah banyak masalah yang didasarkan pada lingkungan tempat hidup seseorang yang kurang baik dan faktor-faktor di dalam keluarga yang kurang mendukung karakter seseorang berkembang secara optimal. Hal itulah yang menjadi dasar bentuk rendahnya sumber daya manusia, sehingga banyak orang yang tidak mengerti tentang masalah ekologi di negara ini, atau mungkin orang-orang tersebut mengerti hanya saja malas untuk selalu bersikap benar dalam menjaga lingkungan hidupnya baik lingkungan biotik maupun abiotik, semua itu bisa berdampak buruk pula pada perkembangan ekonomi, politik, budaya di negara ini.

Selain itu, adapula masalah ekologi lainnya yang sangat popular di negara ini, yaitu kemiskinan. Kemiskinan ialah suatu bencana yang diakibatkan oleh kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas. Dari kemiskinan tersebut timbulah berbagai masalah lain yang lebih spesifik lagi yaitu busung lapar, buta huruf dan menjamurnya kegiatan-kegiatan kriminal yang dilakukan karena tuntutan hidup yang sangat mendesak, contohnya, pencurian dan perampokan, belum lagi jenis-jenis kejahatan lainnya yang melanggar norma-norma agama dan hukum. Hal inilah yang membuat kualitas dan kuantitas manusia Indonesia sangat bertolak belakang, karena seharusnya dengan jumlah penduduk Indonesia yang sangat banyak, lebih banyak pula potensi dan sumber daya yang berkembang, apalagi negara Indonesia adalah Negara yang kekayaan alamnya sudah tidak diragukan lagi, sangat melimpah. Akan menguntungan di semua aspek kehidupan jika bisa dikembangkan secara optimal. Dan itulah tugas mahasiswa ekologi manusia, yang bersama-sama membangun bangsa dari hal-hal paling mendasar yang mungkin sebagian orang belum tersadar akan hal tersebut. Misalnya, dengan membuka lapangan kerja dan membagi keahlian. Kita semua harus yakin bahwa tidak ada orang yang bodoh di dunia ini. Karena sesungguhnya manusia itu pintar, dengan caranya yang berbeda, oleh karena itu perlu diciptakan sistem division of labour, di mana orang-orang diarahkan pada keahliannya masing-masing agar dapat berkembang, jika sumber daya manusia yang terlatih, terdidik itu meningkat, maka sumber daya alam pun akan dimunculkan sebagai produk dalam negeri yang berkualitas.

Intinya, bagi mahasiswa ekologi manusia, mendidik, memberi pengarahan pada manusia dalam mencintai lingkungan hidupnya sangatlah penting. Tapi jika hanya memberikan pengarahan tanpa tindakan nyata, usaha tersebut hanyalah menjadi sebuah keyakinan yang terpendam, sebagai mahasiswa ekologi manusia kita pun harus memberikan peranan nyata dalam mewujudkan keindahan ekologi. Misalnya membentuk organisasi-organisasi yang bertujuan untuk mewujudkan kelestarian ekologi demi terciptanya peradaban yang adil dan makmur, ikut menyumbangkan pemikiran dalam menciptakan suatu teknologi baru di berbagai bidang industri, ekonomi manajemen, maupun pertanian.

Dari masalah-masalah kecil yang mendasar seperti kurang baiknya pengaruh lingkungan sekitar dan keluarga pun bisa memunculkan dampak yang lebih buruk di kemudian hari, oleh karena itu, sebagai mahasiswa ekologi manusia, yang tidak akan hanya mengetahui saja, namun juga mendalami, menganalisa dan membuat solusi atas permasalahan tersebut, kami akan berusaha membenahi permasalahan-permasalah itu dari titik paling dasar. Yaitu dengan mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di setiap pendalamannya sehingga kehidupan dan lingkungan yang baik akan tercipta.

Ekologi pun membahas tentang hubungan sosial masyarakat dan kebudayaannya. Mengenai kebudayaan, Negara Indonesia memiliki berbagai kebudayaan yang sangat beraneka ragam, dari berbagai daerah kepulauan ini, kita memiliki kebudayaan yang sangat mengagumkan, namun sayangnya sudah beberapa kasus muncul tentang peng-claim-an kebudayan oleh pihak lain yang tak bertanggungjawab. Hal itu dikarenakan kurangnya perhatian manusia Indonesia dalam memelihara budaya. Oleh karena itu, perlu diserukan kepada seluruh warga negara ini agar tetap mempertahankan kebudayaan kita. Kebudayan bangsa yang sungguh kami tak rela disalahgunakan oleh pihak lain.

Siapapun yang berkomitmen sungguh-sungguh terhadap nasib peradaban manusia saat ini, haruslah memiliki perhatian terhadap krisis dan problema ekologi. Isu ekologi merupakan isu global yang semua pihak berkepentingan terhadapnya. Hal Ini adalah salah satu isu global dalam arti yang sesungguhnya, sayangnya masih banyak pihak melalaikan tugas peradaban ini. Dan inilah tugas utama mahasiswa ekologi manusia. Menjaga lingkungan hidup dan menjalin hubungan sosial yang baik dengan sesama, bersama-sama menciptakan program-program pembangunan negara melalui sudut pandang ekologi dan lingkungan hidup, meningkatkan kualistas sumber daya manusia. Dengan penerapan hal itu dalam kehidupan, tidaklah mustahil permasalahan ekologi tersebut akan berkurang dan terciptalah kehidupan bumi yang lebih baik.

Selasa, 11 Agustus 2009

Enough...

Kenapa hari ini judulnya ‘enough..’ karena memang itulah yang kurasakan. Cukup sudah! Sudah mencapai puncak kejenuhan yang tidak bisa kutoleransi lagi. Entahlah kenapa aku merasa sudah cukup dengan hal-hal yang menurutku benar-benar ‘tidak terlalu penting’. Terserah anggapan orang tentangku itu apa. TERSERAH! Udah cukup bagi gw semua ini. The last fighting! But not least.. Masih banyak yang harus gw perjuangkan selain ini. Untuk apa penilaian dunia terhadap gw, gw hanya butuh penilaian dari Allah. Yang pastinya sangat ADIL…

Gak ada yang bisa mengubah keputusan dan keyakinan gw ini. Selain Allah SWT. Yang aku tahu, Allah itu pengertian. Sangat pengertian. Ikuti saja suara hati, dan suara hatiku mengatakan ‘cukup’. Aku tahu, kadang merasa gak fleksibel. Tapi, semua orang itu beda. Gak ada orang yang sama di dunia ini, ada yang baik, ada yang jahat, ada cinta ada benci, ada yang kuat dan ada yang lemah. Tapi sungguh aku optimis bahwa aku bukanlah bagian negative dari dunia yang mudah menyerah. Walaupun sering melakukan kesalahan. Tapi hal ini udah gak logis. Logis sih iya, tapi, maaf, ini udah keyakinan gw. Dan gw gak akan mengikuti apa yang gak gw yakini….

Astagfirullah… (Ya Allah, maafkan hamba… emosi ini muncul saat aku memutuskan untuk melalui semua ini, meninggalkan apa yang telah diusahakan selama ini, tapi itulah keyakinan hamba, aku yakin, ini pun yang terbaik darimu, jika memang aku tak mampu melalui ‘penilaian dunia’ ini, biarlah penilaian dariMu yang bicara, karena aku sudah berusaha yang terbaik SEMAKSIMAL mungkin… maaf ya Allah, sekali lagi… aku memang bukan hambaMu yang tangguh dan kuat, aku pun bukan anak yang bisa membanggakan orangtua.

Tak kumiliki sesuatu berharga untuk mama, untuk papa… (T.T jadi inget lagu yang dinyanyiin kakak2 tingkat pas pra mpd) tentang orangtua….

Motivasi ini sangat kuat untuk merasa CUKUP DENGAN SEMUA ITU!!!
Intinya, hari ini sebuah keputusan gila keseribu telah gw proklamasikan... Karena keputusan gila ini bukanlah keputusan gila gw yang pertama…
Itulah kenapa orang merasa gw itu misterius, karena dibalik senyum ramah yang selalu gw perlihatkan di depan umun, gw bisa menjadi orang yang tak terduga…

Senin, 27 Juli 2009

MIRACLE!!!

Assalamualaiku
Wahai duniaku yang sudah lama kutinggalkan…

Berhari-hari ini aku sibuk dengan sesuatu yang sangat kurindukan! Akhirnya bisa kulakukan juga hal ituhh! Haha… Setelah sekian lama ini hanya menunggu, menanti waktu yang bersedia menyediakan tempat untukku untuk melakukan hal itu. Tapi emang sih, ternyata gak semulus yang dibayangkan, masalah sugesti dan kepercayaan diri yang berkurang dari sebelumnya membuatku ragu untuk melakukannya. Ada perasaan yang tak biasa…! Huhh… semacam, takut disalahkan, takut gak sesuai harapan, dan ketakutan ketakutan lainnya membuatku ragu untuk menari bebas seperti dulu, sebebas apapun itu…

Udah lama banget rasanya tak posting, rasanya ada yang kurang, apalagi saat ini gw udah jarang banget curhat di my diary, seperti apa yang biasa n selalu gw lakukan waktu SMA! Entah kenapa, sekarang gw lebih suka diam seribu bahasa, baik dalam bahasa lisan, tulisan, ataupun bahasa isyarat. Haha! Sekarang gw lebih menjalani apa adanya, gak dilebih-lebihkan juga gak dikurangin, tapi dengan itu semua gw ngerasa nyaman, karena telah menanamkan kejujuran di lubuk hati yang paling dalam.

Hehe…! Itulah sekilas tentang perasaan gw saat ini yang bercampur aduk jadi satu sehingga rasanya jadi abstrak! Gak punya perasaan… (udah kaya pelaku bom ajee…)

Ohya, ternyata, buah dari kejujuran dan keikhlasan serta tawakal itu adalah keajaiban, di mana setiap kali gw melihat kondisi nilai-nilai gw yang super duper hancur semester lalu, gw selalu pengen hilang dan kalau ada orang yang membahas itu di depan gw, ingin rasanya gw terbangkan orang itu ke bulan, biar dia bicara dengan alien sajahh… Tak usah pedulikan hidupku! Live your life, and I live mine…

Tapi itu hanya pikiran kejam gw kalau lagi kumat kepsikopatannya, Haha…! Lanjut lagi ke masalah nilai-nilai kacau beliau hancur lebur tadi, setelah gw meyakini diri gw untuk jangan tidur terlalu lama dan segera bangkit untuk menyongsing masa depan yang lebih cemerlang, mulailah gw berusaha jujur pada diri sendiri, orang lain dan terutama Allah SWT yang selalu menatap hamba-hambaNya. So, I know! Allah melihat gw Allah sedang mengawasi kita dari singgasanaNya yang tinggi. Apalah kita itu, hanya sekutil debu yang hinggap di jendela dan menclok di genteng! Hina n tak berdaya dibandingkan dengan kekuasaan tujuh langit dan tujuh samudra milikNYa! Subhanallah banget! CiptaanNya aja udah keren kaya gitu, apalagi penciptanya… Huhh!!! Gak bisa terjangkau oleh akal manusia, apalagi manusia lemot yang gak sadar-sadar kaya gw… Tapi! Gw selalu berusaha koq! Menjadi yang terbaik! Jadi inget lirik lagu mbak Siti Nurhawinda! Ku tak bisa, merubah yang terjadi, tapi aku kan menjanjikan yang terbaik!

Itu bener banget! Sobat muda dan tua!
Haha… Siapa yang gak mau berusaha menjadi yang terbaik, yang terpenting itu dulu! Toh, Allah sudah menjamin kehidupan kita, kenapa masih takut gagal? Gak ada alasan!!!
Kemaren emang sih sempet down karena sesuatu hal, tapi sekarang sudah berhasil melewati badai ituh! Badai pasti berlalu, n malah sekarang sangat amat bersyukur! Atas kemiraclean yang Allah kasih untukq! Gak bisa diungkapin lagi deh, kejadiannya memang dua hari yang lalu, tapi aura kebahagiaannya masih terasa hingga sekarang. Haha! Mungkin, menurut orang lain, nilaiku sekarang ini agak lebay sih kalau dikatakan membahagiakan umat! Tapi bagi gw, it’s a miracle! Naik banyak point dari yang semula, and gw harap selanjutnya bakal lebih naik lagi. Amin!
Sekarang sedang masa tunggu pengumuman kapan ketemu PA! What’s PA? PA singkatan dari Pembimbing Akademik yang akan menghantarkan kita ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia (Ohoho… Salah deng!) PA bertugas untuk membimbing mahasiswa dalam mengambil suatu keputusan yang tepat dan memilih pilihan terbaik untuk melangkah ke jenjang selanjutnya, yaitu jenjang pernikahan (Haduh… jangan gila dunkz!)

Serius nieh! Aku sudah menemukan jodoh minorku, insyaallah bisa terwujud, Amin! Manajemen Fungsional. Coz, gw suka memenej diri sendiri, orang dan terutama keuangan. Jujur! Gw tipe orang yang gak boros! Gak boros bukan berarti pelit, ambilah sifat positifnya dari kata ‘gak boros’ coz gw masih percaya sedekah adalah bisnis yang paling menguntungkan! Bisnis sama Allah gak ada istilah rugi Bandar…

Hmm… Apo lagi yaa…
Takut yang membaca postingan ini salah faham, di paragraph pertama, daku menuliskan kalimat-kalimat ambigu yang mencurigakan, tentang ‘melakukan sesuatu hal yang sudah kurindukan’. Gw mau balik lagi mencerna kalimat-kalimat itu. Tapi sebelumnya gw juga gak yakin, apakah gw waras saat melakukan itu. Karena sepertinya gw sudah tergila-gila!
Temen gw ada yang sifatnya unik, beliau sangat ngefens sama seorang artis, eh, penyanyi deng! Saking kagumnya sobatku ini sama tu penyanyi, di lab biologi, lagi praktikum, dia menyanyikannya dengan penuh penghayatan, sambil memejamkan mata, setelah matanya membuka, terlihat butir-butir air mata yang tak tahan ingin keluar dari matanya. Sumpah! Itu lucu banget bagi kami yang melihatnya… Tapi wajar lah, Allah menciptakan rasa kagum! Jika gak ada rasa kagum, gak akan ada yang namanya cinta, kasih sayang, ingin memiliki, dan ingin mengikuti! Jejak Rasullullah, tentunya!

Memang gak ada hubungannya sih, sama masalahku kali ini. Pernahkah dalam hidup anda, anda menciptakan kehidupan di ruang imajinasi yang terasa nyata bagi dirimu sendiri? Jika ada makhluk Tanya kayak gitu, gw jawab ‘ya itulah masalah gw’! Mungkin dulu gw punya cita-cita tersembunyi, yaitu menjadi sutradara. Tapi gak kesampean! Haha… Makanya gw sering memutar suatu cerita dalam otak! Apa keuntungan Memutar film di otak, pertama, suka kecewa kalau liat sinetron, film, drama, mega bollywood atau yang lainnya, jalan ceritanya gak sesuai sama apa yang kita pengenin, yahh… kalau kita sendiri yang nentuin kan enak! Gak bakal deh kecewa… Yang kedua, jadi lebih inisiatif n inspiratif! Tapi lebih konyol dalam berpikir, bedakan antara konyol dan cerdas! It’s so different! Dan gw termasuk orang yang konyol! Yang ketiga, kagak usah bayar, nonton ya nonton aja…!

Sebenernya, masih banyak fungsi-fungsi konyol lainnya, tapi bukan itu permasalahnnya!

Masalahnya adalah... gw suka meminjam wajah orang dalam pembuatan film gw! Dan itu membuat gw jadi ‘seperti teman gw yang ngefens sama artis tadi’. Ahhhh!!! Lebay banget c!
So, kenapa gw suka terkagum-kagum sama makhluk yang GAK REAL! Tapi gw juga jadi inget, seperti kalau kita melihat pemandangan indah, gunung-gunung, langit yang berbintang, pelangi, samudera yang biru… dan keindahan ciptaan Allah yang lainnya! Subhanallah lahh…
Ciptaannya aja udah seindah, sekeren itu…
Apalagi Sang Penciptanya!

Dengan kata lain, gw kagum berat sama Pencipta kehidupan ini, dan gak ada yang salah dengan hal itu dan semua yang gw lakukan di muka bumi ini untuk mengungkapkan kekaguman ini pada Allah SWT…

So, I start to write about something in my hope…
Just 4 Allah….

Rabu, 24 Juni 2009

Selamat pagii dunia…

Selamat datang lagi di duniaku yang penuh dengan bermacam-macam ide gila! Ahaha!!! Subhanallah sekalii aku belum belajar Bio buat uas besok! Dan malah sibuk dengan hal-hal lain yang ‘lebih penting’ aduh… gak tau deh ‘hal itu’ lebih penting apa nggak, yang terpenting, sekarang saya sudah mengerti struktur surat resmi dan siap menghadapi UAS bahasa Indonesia! Taukah kamu… aku paling gak bisa merancang surat resmi! Huhh… gak tau deh kalau nanti ada soal essay disuruh buat surat resmi. Jangan2 aku malah bikin surat cinta! haha! Bingung dengan segala aturan2nya… bikin hidup gw jadi tidak tenang dan lebih ribet dari biasanya! Haduh… tapi yah! Okey lah, cara mengatasi rasa takut adalah dengan menghadapi rasa takut itu sendiri, yo wess lah, hadapi sgalanya dengan senyuman.

Tentang hari-hari kemaren, OMG!!! I’m so desperately! DESPRESIII banget sampai nyaris gila… (wehhehe… lebay!) Tapi beneran! Anda Bayangkan saja, paz latihan kalkulus di rumah tuh bisa jawab, eh paz di ruang ujian, keringet dingin, tangan bergetar, grogi campur panik tambah nervous = BLANK!!! Otak gw blengky abiezz… Hanya 1 soal yang bisa gw cerna, selebihnya mengarang bebas!!! Sesuka hatikuuu….

TAPI, yang lebih menyakitkan lagi… sepanjang jalan pulang gw penasaran KENAPA gw gak bisa mengerjakan tuh soal2 dewa! Yang keliatannya gampang tapi susah untuk menjawabnya dengan suatu ide yang gila! Penasaran banget, akhirnya aku liat kertas soalnya di angkot, U know! Di angkot yang lumayan agak penuh aku mengeluarkan sehelai kertas dan sebatang pulpen, dan mulai mengotretnya!!! ALHASIL… Beberapa nomer terjawab dengan SANGAT LOGIS dan ‘kayanya tepat’ SETIDAKNYA, lebih masuk akal daripada apa yang gw tulis di kertas jawaban waktu ujian berlangsung…. Sumpah! Sedih banget! Pas nemuin jawaban2 itu, itu di angkot… semua orang langsung menatap gw dengan curiga.. (gw tambah pengen meledak!) Astagfirullahaladzim… Soal itu mudah bin easy banget… dengan cara yang udah sering gw latih, tapi kenapa tadi gak kepikiran di ruang ujiannn….

Aku pernah baca dari buku Chicken soup, ada sebuah kalimat, entah siapa yang membuatnya…
“Kalimat yang paling menyedihkan di dunia ialah, ketika kau berkata dalam hati, “SEBENARNYA AKU BISA…” T.T

Dan itu yang selalu gw alami… setiap melakukan pekerjaan2….
Dan penghalang itu ialah RASA PANIK DAN GROGIIII….

I must reduce it, but HOW????

There’s any idea to reduce my problem? Please… if u have read thiz post, give me an idea….
I need it soooo…………….

Sabtu, 20 Juni 2009

I'm Single I'm Very Happy...

Akhirnya… bebas dari belenggu kimia yang sangat menyikisa (hehe… Lebay) gak kok! Bagiku belajar bukanlah suatu penyiksaan lahir maupun batin, kalau kita belajar diniatkan karena Allah, insya Allah, belajar pelajaran sehoror apapun akan terasa seru n menantang. Bukan hanya menjadi tantangan yang menghalangi kita untuk tetap berjalan dan hidup… Hehe… gitu juga kimia… aku bukan seorang alchemist! So, jika hasilnya tidak sememuaskan yang aku harapkan, yaa… yo wess lah… itu semua gak akan membuat dunia gw berhenti berputar. Life must goes on, and I will leave my past! And face d future… Nah itu yang harus aku pikirin sekarang. Gak ada kata terlambat! N gak ada kalimat ‘nasi sudah menjadi bubur’ yaaa kalau udah jadi bubur… hidangkanlah dengan assesoris lainnya, jadilah sebuah bubur ayam yang lezat! Tetep enak dimakan kan! Haha! Itulah… kalau kita selalu optimiz, gak aka nada kata sia2 di dunia ini, dan memang begitulah seharusnya. Coz Allah gak menciptakan ini semua dengan sia-sia… (jadi inget tes hafalan kemaren) hehe…

Lagi dengerin lagunya Rossa nieh… yang judulnya TEGA! Liriknya dalem c sebenernya kalau dibawa ke perasaan.. nie penggalannya…

Aku tahu dirimu kini… telah ada yang memiliki tapi bagaimana dengan diriku, tak mungkin kusanggup untuk kehilangan dirimu… aku tahu, bukan saatnya tuk mengharap cintamu lagi, tak mungkin kusanggup hidup begini… tanpa cintamu….

Kalau kejadiannya gitu gw hanya bisa mengucapkan… “kesian deh loo” hehe… TAPI tenang, gw gak akan sekejam itu, JIKA gw yang mengalaminya, ya… sedih c kayanya iaa… tapi gak sampai ‘aku tak akan sanggup hidup tanpa cintamu’ gt c! haha… Kalau ‘cinta-Mu’ pastinya gw gak akan mungkin bisa meraih semua kehidupan gw tanpa cinta dari-Nya! Lah kalau ‘Cinta-mu’ (huruf m-nya kecil), itu tuh yang paling popular di kalangan orang yang salah faham… itu yang jadi masalah sebagian besar ABG masa kini… (hehe… berasa udah nenek2 nie) gaswatnya! Hal itu adalah petaka yang sangat besar… Nah loo… makanya deh, jangan main api, truth n dare aja nie ya… diriku juga PERNAH mengalami hal itu… Padahal itu hanya sekedar ‘suka’ n ‘kagum’ gak sampai melayang tinggi ke awang2! Eh… tiba2 gw denger kabar bahwa dia sudah berumahtangga! (hehe…) gak rumah tangga c! Pacaran maksud aye… agak gondok juga dengernya. Tapi, kegondokan gw lebih cenderung ke kecewa, coz dahulu kala, dia tak mau menyentuh lawan jenis… ‘bukan muhrim’ katanya.. yeahh.. opo lagi pacaran! No Way! Tapi…
Stop ahh… jadi berlanjut ke curhat jadinya! Ya emang c curhat haruz itu… curhat adalah sarana untuk kita lebih memahami apa yang sedang kita hadapi dan bagaimana mencari solusinya. Lebih baik lagi kalau curhat itu pada sang maha pencipta perasaan… Allah SWT! Pazti udahannya dapet solusi yang jitu. Bukan masalah ‘hal itu’ aja… tapi semua hal yang terjadi dalam hidup. Ayoo… selagi masih bisa curhat… curhatlah…

Nah, balik lagi ke lagu rossa… Fitrah sih kalau sedih, ya tapi jangan lah berkepanjangan n sampai ‘tak sanggup hidup tanpamu’ gt… Bebaskan semua perasaan yang membelenggu dan mulailah bernyanyi… I’m single I’m very HAPPY!!!

Selasa, 16 Juni 2009

It's my destiny!

Halo Cinta!!!
Hari ini aku siap menebarkan cinta…. Walaupun didepan sedang bertengger buku, tepatnya MODUL BIOLOGI! Semuanya materi. Eits, gak boleh protes, bukannya itu yang kamu mau… Haha! Iya betul! Aku kan pernah bilang, mending ngafalin seabreg daripada belajar menghitung, semedi kalkulus, pengantar mate atau fisika… AAAAA…..!!!! Sumpah pengen teriak! Ya Allah… aku tuh kebelet banget tau gak! Kebelet melakukan sesuatu yang dulu sering aku lakukan. Udah kebayang-bayang di otak untuk melakukan hal ituhh! Haha… Tapi apalah daya, waktu belum mengizinkan! (BTW, pasti pada nyangka yang aneh-aneh deh!) gak kok! ‘melakukan sesuatu’-nya itu hal yang positif banget kok! Gak usah lah disebutin apa itu, coz kayanya terlalu basi untuk dibicarakan. Gak akan habis-habis kalau berkomentar tentang hal itu. Ini ni… UAS yang aneh. Saking gak niatnya, aku belum nyiapin dengan hot kaya UAS2 sebelumnya. Cukup belajar seadanya dan selebihnya PASRAHHH… Harusnya gak boleh gitu juga sih sebenernya. Kita harus berusaha semaksimal mungkin dulu, baru tawakal… Jangan ‘seadanya’. Ntar yang ada nilainya malah seadanya lagi! Uihh… Naudzubilah! Menyedihkan skalee…

Tuh kan keinget lagi hal itu... Pengen banget memulainya. Tapi tak tahu harus darimana? Kapan dan mengapa aku harus memulainya? Hehe… kaya film slumdog millionaire… coz it’s my destiny!

Sabtu, 13 Juni 2009

Love is their story...

Hay Blog!!! Hehe… aku baru pulang nonton Ketika Cinta Bertasbih… Wah! Keren banget tu film. Kaya beneran banget. Feel-nye dapet bgt dah! Suka aye… (napajadi betawi c!)
Jalan-jalan sepanjang botanisquare atau yang lebih sering disingkat… (maav) Boqer…
Ternyata pegel kaki juga yaa… apalagi memakai hak yang lumayan, karena aku bukan model, jadi gak biasa pake sepatu hak. Tapi, berhubung sepatu kuli-ku sudah tak berbentuk lagi, so, aku pake deh tuh sepatu hak, walaupun gak tajem siih…


Huhh… ternyata kalau kita nge-add seseorang n orang itu meng-ignore, kaga ada laporannya. N I know something, yaudah lah Cinta! Itu kan just your past! Forget it and live in your life now!
Tentang UAS, kenapa aku belum persiapan sama sekali untuk UAS… Waaa… pengen teriak di gunung tapi gunung paling deket adalah gunung salak,, lumayan jauh dan males mendakinya…
Kalau ngomongin tentang cinta lagi… lagi n lagi… bagiku, yang namanya ‘cinta’ itu udah lupa lah yang namanya cinta ‘itu’ kaya gimana. Terpengaruh sedikit dengan film ketika cinta bertasbih yang tema utamanya emang tentang cinta. Tuh kan bener… Cinta itu sudah diatur sgalanya sama Allah. Semakin dicari, semakin gak kesampaian, semakin menyedihkan. Ok lah jujur, sekarang emang aku lagi condong ke cinta antara seorang adam dan hawa… banyak cerita-cerita yang aku denger dari temen2 tentang kisah cinta mereka. Haha! Emang ternyata seenggak niatnya kita sama cinta itu, pasti ada lah sedikit cerita yang bisa dibagi. Dan sekarang, aku lagi heraaan banget sama diri sendiri. Kenapa saat ini aku sudah lupa sama sekali tentang cinta seperti itu. Normalkah ini??? Haha! Lebay! Gak lah, normal pastinya, Cuma bingung aja mendefinisikan arti ‘cinta’ yang semu kaya gitu. Tadi paz jalan di boqer liat temen SMA sedang melakukan hal-hal yang dilarang agama.


Walatakrobuzzinna!!!


Ya kan… Larinya pasti ke situ, Naudzubillahiminzalik… ya Allah! Nah itulah mengapa Allah mengatur tentang hubungan yang harus ada hijabnya antara lawan jenis. Wah! Emang keren banget deh Allah! Siapa dulu donk!! Tuhanku… Yang Maha Besar… Tuhan kita semua…
Itu sebabnya aku gak akan merasa rugi jika tidak memiliki kisah cinta yang indah dan romantis seperti mereka dan apa yang kuliahat dan kudengar. Tapi aku hanya berorientasi pada cinta yang kurasakan sendiri. Yaitu Cinta Allah SWT….
Kemaren aku hampir mengkhianati Allah! Tapi…. Untung Cinta Allah begitu besar, sehingga aku terselamatkan untuk yang kesekian kalii…


Ok!! Pokoknya mulai hari ini…


IN THE NAME OF ALLAH…. Aku akan selalu berusaha menjaga cinta Allah di hatiku…
Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya UNTUK ALLAH….

Rabu, 10 Juni 2009

Gak Berasa!

Huuhh… speechless, writeless… gak tau mau tulis apa, perasaan ini udah kebal banget, gak peka lagi. Seseorang yang melankolis berubah menjadi seorang phlegmatic damai n cuek seperti gw saat ini. Dulu, gw adalah orang yang sangat mudah tersentuh perasaannya, sekali ada yang mengharukan, ya nangis, sekali ada yang pikaseurieun.. ya ketawa. Tapi sekarang! Gw merasa berubah drastis. Terutama setelah masuk perguruan tinggi. Semuanya jadi gak berasa. Dulu gampang banget deh yang namanya buat puisi. Sekarang rasanya susah banget. Karena emang gw gak ngerasain apa-apa. Sekalipun misalnya gw mengalami yah, semacam perpisahan, kalau dulu, kayanya udah bener2 direnungi diratapi sampai nangis seember (haha! Lebay) tapi sekarang… paling… Cuma ngucapin ‘oh’ doang. Oh ginii… oh… gituu… Aduh! Nie orang kaya orang yang nyaris tanpa ekspresi! Sebenernya, jiwa kaya gitu ada bagusnya ada enggaknya juga sih, bagusnya, jadi gak mengalami kesedihan berkepanjangan. Mudah melupakan, tapi gak bagusnya… Gw jadi gak mengenali diri sendiri. Maksudnya, dulu sering banget dialog sama diri sendiri (bukannya kaya orgil loh!) yah, untuk memotivasi diri, muhasabah, dll. N sekarang gw jarang melakukannya karena terlalu sibuk mengurusi pekerjaan dunia yang gak gw rasa. Gw menjalani ini semua gak berasa! Misal, lagi diem di kamar kost sendiri. Ya udah diem aja gt! Gak memikirkan apa2. Paling nyiapin jadwal buat kuliah selanjutnya, kalau ada tugas ya kerjain seadanya. Tapi semua itu gak berasa…

Kalau dulu, saat-saat seperti itu bisa gw gunakan untuk ajang berdialog or muhasabah diri, lewat media apapun, mau kertas kek, diary, ngomong dalem hati or bikin planning2 positif, baca buku yang bermanfaat. Tp sekarang frekuensinya jarang… n gw semakin gak mengenali diri sendiri. Astagfirullahaladzim… Ya Allah… Di mana manusia yang dulu selalu merasakan perasaannya dan menghayati setiap kegiatan yang dilakukannya, di mana makhluk yang selalu welcome dan terbuka, di mana dia sekarang? Kenapa aku jadi lebih fokus pada sesuatu hal yang absolutely useless….

OK! Tapi gw akan selalu berusaha memanggil jiwa makhluk itu lagi, supaya dia kembali… Dan kayanya dia mulai kembali detik ini…..

Besok masih fokus ke tes hafalan ayat dan hadist, selanjutnya bikin makalah diagram pohon aneh yang ditugaskan kemaren! Semakin mendekati UAS, tugas semakin merajalela…

Tuhan tolong diriku… (Vokal:Derbi Romero)

Gak berniat nayanyi, Cuma mengutip dari sebuah lirik lagu. Kayanya terpengaruh kuliah Bahasa Indonesia tadi, tentang kutipan.

Ohya, tadi, salah satu temen ngajak ikut memecahkan rekor MURI!!! Tentunya bukan Pak Muri guru olah ragaku dulu semester lalu, tapi, MUSEUM REKOR INDONESIA…
Kita bakalan memposting blog bersama-sama dalam waktu yang sama… seribu orang posting dikumpulkan di tempat yang sama… yaitu GWW… Oce dehh… Tapi itu masih lama, oktober nanti, semoga gak menjadi ‘hal-hal yang terlewatkan’ yang dulu pernah aku bahas, n males untuk bahas yang kedua kalinya..

Kamis, 04 Juni 2009

Langit-langit Kebebasan

Perjalanan pulang dari Dramaga ke rumah, sepanjang itu mata gw berkeliling mengikuti ke mana arah mobil berjalan, liat pohon-pohon yang lari berlawanan arah, liat awan putih yang gerak-gerak, langit biru yang keliatannya indah banget, belum lagi sekelompok burung piit… (Haha… Gak tau c! itu piit atau bukan) yang jelas mereka kompak terbang berjamaah di langit yang biru, pasti seru banget tuh kayanya. Sebenernya Daerah darmaga itu qren. Walaupun macet, panas, padet, banyak yang teriak2 menyebutkan nama tempat (ngenek) maksudnya. Yah.. kadang kesel n stress sih, tapa lama-lama kalau dibawa ‘seolah semua ini seperti di langit kebebasan’ semua teriakan aneh, klakson2 mobil, asap2 tak bertanggungjawab gak akan deh kerasa ada. Karena gw sibuk dengan ‘langit kebebasan gw’ di mana semua masalah gak gw pikirin. Yang ada Cuma harapan-harapan gw yang terbang di langit, bebas mengepakan sayap. (Ih.. Udah kaya orang gila aja gw.. Astagfirullah!)

Oce! Tapi gw gak akan semudah itu melupakan semua masalah-masalah. Lah kalau terus natepin langit, kapan gw bilang ‘kiri” ke pak supir! Walaupun gw emang punya jiwa pengkhayal yang cukup akut. Tapi gw juga realistis. Hiduplah di kehidupanmu sendiri. Lebih baik hidup di dunia nyata walaupun itu gak seindah semua khayalanmu. Contohnya Gini!!! Kalau anda sedang lapar, mendingan makan nasi doang di dunia nyata atau makan pizza tapi Cuma dalam dunia khayalan? Yah of course lah gw sih mendingan makan pizza dalam khayalan gw daripada makan nasi doang! Hehe… Ya gak lahh… mo bagaimana juga walaupun mungkin kehidupan nyata kita itu gak lebih baik, tapi itulah sebenernya yang kita punya. Yang Allah kasih. Yang harus disyukuri. Yah, kalau nyesel terus, ngedumel terus, ngeluh sambil manyun 8 cm, mana bisa kita bahagia! Sekalipun kehidupan kita berkecukupan.

Itulah yang sedang gw hadapi saat ini. Saat-saat penyaringan informasi2 yang tidak diharapkan. Manusiawi! Wajar banget jika setiap orang ketika mendengar berita yang tidak diharapkan awalnya pasti akan menolak, lalu proses kedua berusaha menerima, selanjutnya mulai menerima, lalu proses memahami dan terakhir berfikir untuk menjalani. Nyaring informasi itu ada aturannya! Jangan main kaget dulu!

Udah deh… jalani aja, anggap dunia ini sementara (lah emang iya!) Ohya… Gw belum memaparkan apa arti dari langit-langit kebebasan bagi gw! Haha… Bukannya gw makhluk bebas yang gak mau aturan ya… Apalagi kalau harus jadi pengangguran! Ih… no way! tapi langit kebebasan menurut gw adalah saat gw bisa melakukan apa yang SEHARUSNYA gw lakukan dan membuang jauh-jauh semua yang GAK PERLU tapi dipaksakan untuk jadi PERLU! Dengan semua aturan yang gw rasa gak masuk akal banget! Kalau aturan agama sih… gw setuju banget! Tapi aturan satu ini nie yang… Ihhh! Kadang gw mau protes. Haha… tapi gak jadi deh, takut dipenjara! Yah gitu deh maksudnya… jadi lebih berguna aja rasanya gw kalau bisa melakukan apa yang seharusnya gw lakukan…

Gak usah disebutin deh ‘apa yang seharusnya gw lakukan’ itu. Cukup diniatin aja dalam hati. N ya udah lah jalani juga hal-hal yang GAK PENTING itu! Udah kepalang… Tapi yang jelas, kalau gw punya anak! Amin.. Harus basic islam dulu. TK, SD, SMP ISLAM! Haha… Seengganya selain belajar berhitung dia juga belajar menghapal dan memahami kandungan Al-Quran. Jadi gak buta-buta amat gt! hehe...

Sabtu, 30 Mei 2009

Biarkan semua berjalan

Rasanya aneh bin ajaib sangat! Gak tau deh harus mengungkapkan apa aja untuk melukiskan keadaanku sekarang. Aneh tapi nyata! Gak percaya tapi harus percaya… Ternyata banyak banget keajaiban yang muncul silih berganti dalam kehidupan gw. Orang-orang datang dan pergi gitu aja. Tanpa apapun yang mendahuluinya. Gw sendiri jadi bingung dengan situasi kali ini. Begitu banyak tuntutan n beban yang kalau dipikirin terus menerus bukannya memunculkan solusi, tapi malah mencerai beraikan fokus gw pada tujuan semula. Padahal harusnya apapun rintangannya, benda segede apapun yang menghalangi tujuan gw, harusnya gw tetep fokus sama tujuan itu. Gak tau dehh… Kalau dari luar, mungkin orang melihat gw ini baik2 aja. Ya.. emang iya sih, gak ada masalah serius yang perlu diprihatinkan, kalo kurang mandiri dan dewasa itu sih bisa dilatih, tapi ada sesuatu hal yang gak mereka tahu dibalik jiwa gw yang periang ini, tapi terkadang gw pun bisa berubah menjadi orang yang gak peka, pendiem n kaku. Itulah kenapa gw curiga mengidap schizophrenia… haha! Lebay! Gak tau tuh nama penyakit kelainan jiwa kok keren begitu! Semula gw kira schizophrenia itu adalah sejenis nama latin aneh yang ada di buku-buku biologi, sejenis kecambah apa gitu… Gak tau juga deh tu ejaannya bener apa salah. Tapi kali ini gw gak akan bahas tentang arti dan ejaan baku dari kata itu. Tapi yang jelas, selalu mencoba mencintai hidup kita sendiri. It’s a must!

Ok! Hmm… Apa lagi yaa… Sebenernya banyak banget yang harus dikerjain, dari mulai PR, Hafalan ayat yang bejibun, quis, nyicil bio, kalkulus, kimia… Ohhh!!! Nooo… semakin kusebutkan nama-nama itu, jadi tambah esmosi… Haha! Bukan emosi lagi, tapi esmosi! Tingkatnya lebih tinggi dari emosi… Saat ini malam hari, malam minggu lagiii… Tapi diriku sendiri! Alone, a loner, bertapa menulis kata-kata curhatan ini, gak bermaksud untuk mengeluh, Cuma untuk mengisi waktu luang n memuaskan nafsu tangan gw yang sering gatel untuk menuliskan kata-kata di mana pun. Berhubung ilfil sama pulpen, karena begitu banyak pengalaman mengharukan antara gw dan pulpen, dari mulai isi rapot mpe keriting, membuat laporan bio, fisika, pr kalkulus, dan menulis cerpen2 gak niat di buku2. Gw jadi pengen ikut rekor MURI! Rekor menulis terbanyak pake pulpen tanpa merasa pegal! haha!!! so, gw selingkuh dengan keyboard yang pastinya lebih mempermudh si tangan kanan, karena tangan kiri pun ikut membantu. Huhh… Andaikan tangan kita bisa bicara…

Ohh… Itu nanti… di akhirat!
Ngomongin soal akhirat, harusnya gw mikir tentang kehidupan di sana, bahwa kehidupan di dunia ini gak seberapa. Tantangan yang ada adalah sekutil debu… (kalau di dunia) harusnya gw sadar semua ini adalah proses yang bakal menguatkan gw sendiri, semua udah diatur sama Allah. N ini yang terbaik, harus dijalani dengan lapang dada, ikhlas, sabar… ITU! Kuncinya…
Untuk masalah ‘yang terlewatkan’ emang banyak hal yang telah gw lewatkan selama hidup ini. Banyak peluang besar yang gak gw lirik, bahkan kadang udah gw lirik, tapi gw gak berani menyatakannya. Itulah orang yang harapan dan impiannya hanya akan menjadi sebuah angan2… ( Naudzubilah…)

Woihh… dalem amat ya! Jerooo… Tapi emang, bukan maksud menyidir dengan keras. Tapi orang PENGECUTT kaya gitu mana mungkin sukses… Wake up donk!!! Jangan kaya burung yang terkurung di sangkar emas… Mending kalo sangkar lo emas! Kan bisa dijual menghasilkan uang… (apa-apaan sih nie jadi nyambung ke sangkar emas!)
Yang namanya belenggu itu pasti ada, yaa… kaya cerita yang pernah gw denger dari seorang ustad… Ada seekor kutu loncat yang melompat-lompat… Ya iya lahh… masa lari-lari… Kutu loncat itu melompat tinggi sampai ke awan!!! Lebay! Lalu, ada seseorang yang mengambil kutu tersebut, dimasukanlah kutu malang itu ke dalam bungkus korek api. Di dalam bungkus itu, lompatannya tidak tinggi karena terhalang oleh atap bungkus korek. Nah itulah belenggu, ketika seharusnya kita bisa melompat lebih tinggi, karena kita terperangkap oleh belenggu, kita jadi gak bisa lompat tinggi. Intinya! Kalau pengen bisa lompat tinggi, jangan masuk ke dalam bungkus korek api…. (Lohh???)

Sekian dari sayah…
Wassalamualaikum Wr.Wb…
Keep confident!

Jumat, 22 Mei 2009

Taubat dan Dosen baru

Taubat adalah cara yang paling indah untuk menghapus dosa. Taubat merupakan sarana yang tepat untuk kita memohon ampunan kepada Allah SWT. Dan itulah yg aku lakukan saat ini. Taubat dari segala dosa-dosa yang telah kuperbuat. Dosa-dosa yang mungkin telah banyak kukumpulkan dan sudah menggunung. Terlalu banyak sampai menembus langit. Bukannya membesar-besarkan, tapi itulah faktanya. Hari ini adalah hari yang berharga! Sangat berharga. Tidak ada hari yang tidak berharga selama hari-hari kita jalani dengan ikhlas.

Kalau membahas tentang taibat, kayanya aku gak bisa mendeskripsikan seperti apa, karena cukup hati yang tahu. Cukup mengimani taubat kita dalam hati. Karena kadang setelah taubat, sejam kemudian saitonirozim muncul lagi dan memberikan kejutan yang menggoda iman. Akhirnya, terperosok lah lagi kita ke jurang nista yang gak tau seberapa dalamnya. Yang jelas, yang aku rasain sekarang ini adalah damaiiii banget rasanya. Jadi kembali seperti orang yang sejati. Bukan orang yang pengen menghilang dari muka bumi ini dengan cara apapun~ yang penting ilang….

Beralih ke topik lain, mungkin awal agak serius, karena, ya iya lah, yang namanya taubat, harus dijalani secara serius. Jangan main-main. Kita gak mau kan mempermainkan Allah! Lagian kalau kita yang mempermainkan Allah yang rugi siapa? Allah gak rugi dengan kita, secuil hamba yang kecil, gak ada artinya ini membangkang. Yang rugi kita sendiri, Gak akan berkurang kemahaagungan Allah. Yah, gt deh pokoknya. Seperti hari ini yang sangat mengejutkan. Pagi hari disambut oleh tawa cerah sang mentari yang gak berhenti menghangatkan bumi. Walau kadang terlalu panas (di darmaga), tapi tetap harus disyukuri. Rekor mungkin, dalam perjalanan hidupku, nyaris aku n temen2 sekelas kuliah di emperan koridor LSI karena waktu menunjukan pukul 7.15 WID (Waktu Indonesia Darmaga) tapi sang pembuka kunci belum datang… Parahnya sang dosen yang sudah tak sabar untuk menjelaskan tentang Perfecly competition market gak sabar menunggu sang pembuka kunci. Akhirnya kita mencari ruang kelas yang kosong di samping rektorat. Tapi saat kita ke sana. Pintu Audit LSI dibuka… Ruang bioskop kita dibuka.

Awal berjumpa begitu menggoda… Mungkin itu reaksi pertama saat beliau berkata pada kami bahwa ‘inilah ciri-ciri Negara berkembang’. Tidak disiplin, Semua mau aman-aman aja, Gak berani bertanya, ragu menjawab, tukang kesiangan lagi… Sepertinya sempurna sudah image kita sebagai rakyat terbelakang (Naudzubillah) Tapi gak lah… Beliau juga berkata seperti itu demi kebaikan kita kok! Supaya kita, masing-masing individu bisa bertanggungjawab mengembangkan Negara kita agar tarafnya lebih di atas Negara berkembang! Aduh kok jadi berat gini sih ceritaku hari ini. Tentang Negara-negaraan. Haha! Harap maklum, soalnya aku sedang mengembalikan pikiran-pikiran positifku yang nyaris tenggelam karena banyak hal-hal yang membuat aku jadi merasa bodoh hari ini. Yaa… setidaknya aku merasa lebih bisa berguna dengan menasehati diri sendiri.

Saat kuliah berlangsung, aku duduk di deretan kedua. Cukup tegang! Karena banyak orang2 yang ditunjuk untuk menjawab. Respon beliau hanya dua dalam menanggapi jawaban mahasiswanya yang ditunjuk. ‘Salah atau kurang tepat’ tidak ada jawaban benar… Eits, aku bukan nyalahin dosennya lohh… emang kitanya yang belum belajar. Jadi jawab seadanya… ditambah lagi beliau perfeksionis banget. Hufffhhh… HARUS TETAP SEMANGAT! Lebih semangat belajar ekonomi….

Kamis, 21 Mei 2009

Jadilah Pemberi bukan Penerima

Hari-hari yang terus berlalu, mengiringi hujan yang tak juga berhenti, sampai kapan harapan ini bersemayam dalam raga. Aku hanya ingin mencapai sebuah harapanku, khayalan dan impian yang tak sempat menjadi kenyataan....

Untuk waktu yang terus bergulir di sampingku, aku hanya ingin kau tahu, bahwa kau tak akan membuat cita-citaku mati, jiwaku redup tanpa cahaya, walau kadang sulit kujalani hari-hari penuh perjuangan, namun selalu ku anggap semua ini sebagai tantangan yang harus dihadapi, karena hidup ini adalah sarana untuk mencari bekal, dan kehidupan ini hanya sekali saja...
Aku tak mau hidupku berisi dengan air mata kedukaan yang mendalam atau tangisan meratap yang menguasai setiap mimpiku yang tak pernah indah kini, namun kuyakin cinta Tuhan tak akan pernah meninggalkanku, aku mengharapkan hidup dariNya, namun kehidupan panjang yang menjadi sejarah ibadahku, yang tak tercatat oleh hati siapapun, namun aku yakin Tuhan mencatatnya sebagai kebahagiaan yang abadi di suatu hari yang kekal nanti...

Jauh langkah ini telah beranjak dari beragam masa lalu yang membuat pelajaran indah berarti menjadi sepenggal hidupku yang lalu, ia tak mungkin kembali, namun semangat juang dari diriku yang masa lalu serta pengalaman yang pernah aku alami dengan orang-orang yang sangat kucintai akan tetap menjadi motivasi hidup bagiku...

Dan seandainya kehidupan tak ada lagi untukku, ketika pijakan langkah ini telah sampai pada pijakan batas akhir yang akan membawaku pada dunia baru yang belum kuketahui, aku ingin mereka menganggapku sebagai manusia yang utuh dan berarti dalam jiwa mereka, aku hanya ingin hadiah berupa hati yang tulus mencintai dan menjaga keistimewaan kasih Tuhan yang selalu tak pernah luput...

Dalam gelapnya malam kau pasti memanggil diriku, dalam rindu yang selalu kaujadikan sebagai awal pertemuan kita. Karena saat terlahir dan aku melihat dunia yang tampak indah di sisiku, walau terkadang badai dan jurang terjal yang ada di hadapan selalu menyambut hari-hariku dengan ucapan duka dan air mata. Kini waktunya bangkit untuk menjadi wanita dewasa, bukan gadis manja yang haus kasih sayang. Jadilah pemberi kasih sayang, bukan hanya sekedar penerima.

Rabu, 20 Mei 2009

Senyum Kehidupan

Ketika mataku memandang indahnya dunia serta harapan yang mungkin akan kurasakan dalam damainya cinta. Burung-burung itu terbang bebas bersama mimpi-mimpiku yang tak kunjung nyata. Tapi yang kutahu dengan semua kepasrahan yang indah dari kasih sayang Tuhan, aku yakin keajaiban pasti akan ada jika aku percaya. Walau terkadang jiwa ini lelah mencari kesejatian dan dunia. Namun aku tak akan mencari dunia lebih dalam lagi, jika dunia ini akan berakhir. Namun dalam berusaha aku akan tetap akan merasa hidup untuk selama-lamanya. Untuk orang-orang yang menaruh harapan padaku, untuk orang-orang yang kucintai dan mencintaiku. Aku ingin berjuang hidup untuk mereka, karena mereka telah memberiku senyuman harapan agar aku bisa menjadi apa yang mereka inginkan.
Ketika masa lalu yang membahagiakan datang menjemput mimpi itu, aku akan selalu berdoa agar sayap-sayap hatiku yang sempat patah akan kembali utuh sempurna karena imanku pada Tuhan Yang Maha Esa... Tuhanku yang tak pernah lelah memperingatiku kala aku bodoh, yang terus memberikan peluk hangatnya dalam setiap sujudku yang penuh harap. Walau aku penuh dosa dan tak termaafkan, aku yakin atas kemahapemurahannya, yang tak pernah habis...
Tak akan habis kata untuk mengungkapkan kemahabodohan yang telah kuperbuat dan kemahapemurahan Tuhan yang selalu memaafkanku. Aku akan selalu berusaha menjadikan diriku yang terbaik. Demi RidhoNya... Demi kasih tak terhingga yang tak bisa dibalas dengan apapun....
Yaitu...
Kasih Tuhan.....

Tak lupa pula aku menatap mata yang penuh binar kehidupan, sinar pengabdian dan senyuman harapan... Mata itu ialah mata mulia seorang ibu. Seorang ibu yang dengan penuh ketulusan mencintai buah hatinya. Menunggu, menanti, bersabar, dan membimbing permatanya agar menjadi manusia yang berguna, tak diabaikan oleh orang lain, dan berarti. Demi cintanya yng tulus wanita mulia ini memberikan sepenuh jiwanya, selalu mengutamakan buah hatinya yang mungkin tak mengutamakannya. Hatinya terletak pada dasar ketulusan yang bersinar terang seterang purnama dalam gelap. Tanpamu wahai bunda, aku tak tahu harus bagaimana...
Dan bagaimana aku bisa membalas semua kebaikan hatimu dan kejujuranmu menyayangiku, Wahai bunda, aku takut tak sempat membuatmu tersenyum bangga oleh apa yang aku lakukan, oleh proses aku menjadi seseorang, mengenai siapakah aku nanti, aku takut membuatmu menagis, kecewa dan menyesal telah melahirkanku ke dunia, walaupun aku tahu, itu tak mungkin kau rasakn karena ketulusan hatimu yang mulia selalu membukakan pintu maafmu yang lebar, sehingga setiap aku berbuat salah, kau selalu melupakannya.
Ya Tuhan... Aku tahu, akan tiba waktu itu.... waktu dimana aku tak akan melihat mata penuh harapannya yang tulus itu, entah siapa yang meninggalkan... tapi aku ingin saat kita berpisah nanti, kebahagiaan dan senyum abadilah yang melingkar dalam kehidupan kita masing-masing. Sesungguhnya aku tak bisa menerka, sampai kapan umurku di dunia ini.... atau sampai kapan aku bisa menyalami tangan ibuku saat aku pergi ke luar rumah... aku hanya bisa berusaha untuk menjadi yang terbaik, untuk bisa membuatnya bangga, dan terakhir dari usahaku yaitu doa.... hanya doa tulus yang bisa kupersembahkan untuk membalas budi baikmu yang telah mempermudah jalanku selama ini. Yang membuatku mengerti betapa hidup penuh dengan makna yang tak terlihat...
Salam penuh pengorbanan kupersembahkan juga untuk ayahandaku tercinta... Hanya sesaat mungkin Tuhan menakdirkan umur perjumpaan kita, namun tak kuanggap ini ialah suatu kesalahan, karena aku tahu Tuhan selalu menakdirkan kehidupan yang terbaik bagi ciptaanNya....
Ketika aku mendengar lagu-lagu mengalun dalam alam imajinasiku, atau gambar-gambar yang kulukis di atas kanvas hati, aku selalu teringat pada ayah yang pengorbanannya sangat nyata, membuat aku kecil merasa besar, namun tanpa tinggi hati, membuat aku bisa meraba hati yang tulus dalam setiap kenangan yang beliau bagi bersamaku... Walau banyak hal yang belum sempat kami rasakan bersama, walaupun ayah tak akan pernah menyaksikan kehidupanku di masa datang, ketika aku menapaki jalan-jalan hidupku yang semakin dewasa semakin sulit, ayah tak berada di sisiku lagi, tapi aku yakin, di hati ini selalu tersimpan senyuman, di ruang hatiku selalu tersimpan mimpinya yang belum sempat ia bagi pada anak-anaknya, Aku tahu mimpi itu begitu sempurna, hanya saja beliau belum sempat mengatakannya pada kami, namun aku berjanji ayah... akan memberimu sejarah kebanggaan dengan usaha dan doa-doaku yang tak terhingga... aku akan menjadi yang kau pinta... walau terkadang aku jatuh... walau berkali-kali gagal atas usahaku... aku tak pernah melihatmu tertunduk malu dan kecewa karena anakmu tak berguna dan gagal.... namun ayah selalu mengacungkan jempolnya, tanda ia bangga kepadaku atas hasil apapun yang kuperoleh...
Sehingga aku tak ingin lagi mengecewakannya, sehingga aku merasa percaya bahwa aku bisa. Dengan sisa-sisa kenangan dan mimpi yang belum terselesaikan olehmu... aku akan berlari mengejar mimpi, semangat dalam hidup dan membawa senyummu ikut bersamaku di setiap langkah yang kutapaki...
Ayah... kau lah inspirasi terindahku...... yang kini hilang, namun akan tetap melekat selamanya di dalam jiwa ini........

Tuhan, berkahi aku dalam hidup, jadikan aku hambamu yang bisa menjalani segala hal karena RidhoMu, yang akan tetap ikhlas, dan merasa hidup selamanya dalam keimanan, dan akan merasa tak kekal dengan kemunafikan...

Aku akan mengentikan kegiatan-kegiatan bodoh tak berguna yang hanya membuatku terjerat rasa bersalah yang berkepanjangan dan membuat malaikat penjagaku yang Allah kirim, kecewa padaku. Aku tak akan lagi melakukan kesalahan yang sama dalam hidupku...

Ketika aku terlahir dalam harapan dua makhluk mulia yang kupanggil mereka sebagai... Mama dan Papa.... Aku tak tahu mengapa mereka tersenyum saat aku menangis... Aku lahir ke dunia dan aku menangis... Tapi mengapa mereka menertawakanku.... Bukan hanya mereka, namun semua orang yang berada di sekitarku...
Mereka semua tersenyum dan tertawa saat aku menangis.. saat aku lahir ke dunia ini...
Dan aku bertekad akan balas dendam...
Di akhir hidupku, kuharap, akulah yang tersenyum, dan mereka yang menagis...

Jumat, 15 Mei 2009

Resume Stadium General

Dalam meraih impian, terkadang tidak mudah, banyak tantangan dan hambatan yang kita hadapi dalam proses pencapaian impian. Namun, jika kita percaya akan kemampuan diri sendiri dan mengabaikan pikiran negative yang datang dari luar, dan justru membangun pikiran positif tentang apa yang mungkin kita bisa lakukan, impian itu tidak mustahil tercapai. Karena pikiran dan kepribadian kita ditentukan oleh apa yang kita baca, apa yang kita lihat dan dengan siapa kita berteman, misalnya teman kita adalah orang yang mempunyai pandangan lurus ke depan dalam mengejar mimpinya, ia memiliki aura pikiran yang positif, otomatis, kita pun akan tertular semangat tersebut. Jadi, modal utama dalam mengejar mimpi ialah ubah mind set negative kita menjadi pikiran yang baik dan selalu optimis, disertai dengan usaha yang optimal, yakinlah bahwa mimpi itu bisa kita capai.Dalam hidup ini, kita sendiri yang memutuskan menjadi seorang apakah kita. Semua orang memiliki kebebasan untuk memilih, life is a choice dan Tuhan telah menganugerahkan pikiran, imajinasi, awareness yang sempurna bila dibandingkan dengan makhluk-Nya yang lain kepada manusia untuk memilih beberapa jalan.Terdapat empat pilihan dalam hidup, ketika kita memutuskan untuk memilih beberapa peran manusia dalam kehidupan ini, yang jelas pilihan itu harus sesuai dengan bakat, impian dan kenyamanan kita bila memilihnya. Empat pilihan tersebut ialah :- Karyawan (Employee) à Pilihan ini biasanya paling digemari oleh para lulusan sarjana, pilihan ini tidaklah buruk, bahkan baik, resiko kerugian pun sedikit, tidak seperti jika kita memilih untuk menjadi seorang wirausahawan atau investor. Pilihan ini sangat baik, kemungkinan berkembang pun ada jika kita lebih gigih berusaha dan berdoa.- Karyawan bebas (Self Employee) à Untuk menjadi karyawan bebas ialah kita harus mempunyai komitmen kepada diri sendiri untuk menjalankan sebuah keprofesionalitasan secara mendalam di bidangnya, misalnya pengacara dan dokter. Di dalam pilihan ini, kita sendirilah yang menjadi pemimpinnya, oleh karena itu pilihan ini pun tergantung pada self management-nya. Sekali kita tidak professional, yang rugi ialah diri kita sendiri.- Investor à Sistem ‘Money work for you’ investasi bisa berupa deposito, koperasi simpan pinjam, saham, property dan lain-lain. Dalam sistem ini uanglah yang bekerja untuk diri kita, namun orang yang memilih sistem ini haruslah mempunyai mental yang kuat karena jika sewaktu-waktu inflasi terjadi, maka kita akan mengalami kerugian.- Bisnis Owner à Own a job, jika kita memilih sistem ini, berarti kita menjalankan suatu sistem kewirausahaan, dan kita sendirilah yang menjadi pemimpin sebuah sistem yang kita buat sendiri dan kembangkan sesuai dengan penerapan kerja yang telah direncanakan sebelumnya. Karena pekerjaan apapun butuh ‘planing’ atau rencana, demikian juga dengan bisnis owner, bisa disebut juga ‘bisnis plan’. Bisnis seperti ini bisa diwariskan kepada generasi berikutnya.Setelah mengetahui tentang pilihan-pilihan tersebut, yang harus kita lakukan ialah memilih salah satu atau bahkan lebih dari satu lebih baik, asalkan jangan tidak memilih sama sekali, karena orang yang seperti itu ialah ‘jobless’ atau pengangguran tanpa usaha.Untuk menjadi entrepreneur sejati yang sukses memang tidaklah mudah, jika dikatakan memilih sebagai karyawan ialah pilihan dengan resiko terendah, sedangkan pilihan dengan resiko terbesar ialah jika kita memutuskan memulai berwirausaha, berbisnis mandiri atau bisnis owner. Karena dalam usaha pengembangan bisnis tersebut tidaklah selalu berjalan mulus, berhasil, namun pasti ada beberapa kegagalan yang akan kita hadapi dalam proses pengembangan tersebut. Namun, jika kita mampu mengatasi perasaan tidak percaya diri akibat gagal berulang-ulang kali, dan mengatasi rasa pesimis bahwa kita bisa, sebenarnya kita sedang membangun karakter entrepreneurship. Begitu pula tentang perbedaan antara pemenang dan pecundang ialah dalam mengatasi dan memberi reaksi atas kegagalan tersebut. Seorang pecundang mungkin akan menyerah dan mundur untuk berjuang jika mengalami kegagalan, namun seorang pemenang akan merayakan kegagalan tersebut dengan satu lagi upaya hingga berhasil. Kita dilahirkan ke dunia ini untuk menjadi seorang pemenang, bukan pecundang. Namun di tengah perjalanan kita pasti kita temui kegagalan, dan yang kita harapkan dalam terjatuh ialah terjatuh ke depan, bukan ke belakang, karena jika kita terjatuh ke belakang kita akan sulit bangkit, namun jika kita jatuh ke depan, kita akan mudah bangkit. Ingat bahwa kegagalan bukanlah sebuah dosa dan akhir dari segalanya. Karena masih ada impian yang kuat mengalahkan semua rasa takut kita.Mengenai pertanyaan ‘Why most entrepreneurs fail or stay small?’ jawaban atas pertanyaan tersebut ialah kurangnya pembangunan karakter yang dimiliki seseorang sebagai jiwa entrepreneur, selain itu jika dikaitkan dengan keadaan perekonomian negara kita pada saat ini. Hingga saat ini hampir 65 tahun Indonesia merdeka, namun negara kita masih tergolong ke dalam negara berkembang, lalu, mengapa bias seperti itu? Jawabannya ialah, karena kemajuan ekonomi suatu Negara atau daerah tertentu ditentukan oleh dunia bisnis negara atau daerah yang bersangkutan, ketika bisnis tumbuh, muncul potensi untuk meningkatkan potensi ekonomi di wilayah yang bersangkutan. Sedangkan kemajuan dunia bisnis ditentukan oleh tiga faktor, yaitu :- Pemerintah itu sendiri (pemerintah daerah, pemerintah pusat)- Para pelaku usaha- Pendidikan (Education)Berikut ialah contoh para entrepreneur sukses di bidangnya :- Hendry Ford (Produsers) -Bill Gates (Technologist)- Pierre Du Point (Organizers) -Warren Buffet (Investor)- Ray Krock (Merchandisers)Dengan mengoptimalkan potensi dari ketiga faktor tersebut, bisnis akan berkembang, pengangguran pun bisa teratasi, karena dalam berwirausaha, di sini kita memakai sistem ‘membuka peluang kerja’ bukan ‘melamar kerja’. Oleh karena itu, Indonesia butuh figure wirausahawan untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.Dalam pelaksaannya, kita harus melaksanakan perubahan ‘change oriented’ selau berhijrah, tentunya ke arah yang lebih baik, sehingga kita dapat berkembang dan sukses. Tidak tetap di tempat dan hanya menunggu nasib, karena seharusnya kitalah yang membuat perubahan tersebut. Untuk mempersiapkan menjadi seorang entrepreneur, ada beberapa etika untuk kita menjadi seorang entrepreneur yang beretika, yaitu :- Orang-orang atau individu-individu yang berani ambil resiko, keberanian yang perlu dimiliki oleh seorang entrepreneur sejati. Ada yang pernah berkata bahwa orang yang tidak berani mengambil resiko tidak akan menjadi apa-apa. Mulailah belajar untuk berani mengambil resiko sesuai dengan kapasitas yang kita miliki sekarang (Learning Capabillity)- Create something new, kreatif. Misalnya, menciptakan produk-produk baru dengan kualitas yang baik, pelayanan dan managemen yang baru, sistem yang baru dan efektif. Dengan kita mencari dan belajar mengenai hal baru dari sesuatu yang lama, berarti kita telah memaksimalkan kerja otak kita untuk lebih kreatif dan hasilnya pun ialah sesuatu yang baru yang seharusnya dapat melebihi kualitas yang sebelumnya.Untuk menjalankan suatu bisnis, diperlukan keterampilan management bisnis yang memadai dan jiwa entepreneurship yang tidak mudah menyerah pada kegagalan, selain itu yang terpenting ialah menjalankan etika sebagai seorang entrepreneur dengan baik, dan ubahlah pikiran buruk kita mengenai diri kita sendiri dan bisikan orang lain yang terkadang bisa merebut impian kita dengan meneriakan bahwa ‘kita tidak bisa’. Ingatlah bahwa ‘You are what you think’ jadi, tanamkan dalam diri kita bahwa kita mampu menjalankan segala proses dengan baik. Kita harus terus menerapkan tiga inti penting dalam mengembangkan sebuah usaha, yaitu Learn, change and growth.Strategi menjadi entrepreneur yang sukses ialah finding the right bisnis, temukan potensi diri masing-masing, bisnis apa yang sesuai dengan kita, yang jika kita melakukan proses-prosesnya terasa nyaman, termotivasi dan menjadikan diri kita lebih percaya diri dan semangat, dengan begitu kita memperkecil kemungkinan gagal, selain itu yang perlu dipikirkan ialah barang yang dibisniskan ialah barang profitability, yaitu sesuatu yang dibeli oleh konsumen.Setelah mengetahui hal-hal tersebut, sekarang kembali pada diri kita masing-masing untuk memutuskan beberapa pilihan dengan resiko-resikonya. Diri kita sendiri yang memilih akan menjadi apakah kita. The Winner or The Looser?Tentunya kita semua tahu jawabannya.Mereka hanya melihat satu keberhasilanku saja, namun mereka tidak melihat beribu-ribu kegagalanku yang lainnya. -Bill Gates-