Sabtu, 21 Desember 2013

ADA TEMPAT INDAH

Ada tempat indah yang tak kan terbayar oleh materi apapun. Ada tempat khusus untukmu, bagi para penyabar dan penanti janji setia Ilahi. Tentu, kau tak ingin tetap berdiam diri memanjakan kesedihanmu. Yang terombang-ambing dalam alunan waktu, tak tentu, tak tertuju.

Kau hanya sebilah kecil peristiwa dunia yang amat besar. Kau hanya sepersekian masalah yang pasti ada jalan keluarnya. Jalur yang ingin kau tuju, mungkin adalah sebuah rangkaian proses menuju kedewasaan. Bukan dengan jalan yang mulus. Bukan juga selalu bersih dari cipratan dosa. Inilah cerita manusia, yang selalu, lagi dan lagi merasa terkutuk akan keteledoran yang ia bina sendiri.

Aku ingin mengenalnya, lebih jauh, lebih dalam, lewat sekelibat bayangan kecil dalam bercak genangan air hujan di jalanan, berkaca di sana dan bertanya, siapa dia di dalam situ, yang muncul di keruhnya air, lalu menghilang dan tak terlihat…

Kau bisa merasakan hentakan kaki yang tak lain adalah dirimu sendiri, yang mencari… terus mencari apa yang sebenarnya tak ingin kau cari. Dunia. Tidak akan pernah ada habisnya jika dihabiskan. Seperti kepuasan yang tak kan pernah puas meski terpuaskan.

Seolah setetes air yang turun ke bumi hanyalah kesiaan yang tak kan ada artinya, seperti binatang hina yang tercipta di dunia, mengapa diciptakan? hanya untuk dihinakankah?

Sehina-hinanya babi… Sekotor apapun pencitraanmu terhadap makhluk penakut ini. Keharaman tak lantas menghinakannya sebagai vaccum cleaner bumi. Ia memakan semua ampas dan sampah dunia dan bahkan ia makan sendiri kotorannya. Dia adalah cleaning service yang jasanya… tak terhingga, namun, tetap terhina.

Namun begitu, ia tak menuntut apa-apa. Ia tetap menjalankan hidupnya, sebagai bagian hina dunia, yang terkucil dan tersisih, mengendus-endus dalam kegelapan. Tanpa protes pada Tuhan atas balas jasa yang telah Ia lakukan sebagai penyedot ampas dosa-dosa manusia.

Begitulah kehidupan, setiap carik benda yang tercipta, tak kan pernah mengandung sia. Dan karena bumi ini sudah tercipta untuk anak manusia yang tak pernah luput dari sengatan sesat dan noda. Tetap, jangan kita lantas merasa hidup ini akan sia-sia dan tak berguna.

Bisakah kita memulai kehidupan baru yang lebih indah, bermanfaat, dan bermartabat. Jika kita belum memulainya, atau bahkan ketika kita sudah merasa memulainya namun jenuh, tergiur, dan tergoda lagi untuk tetap merasa percuma, atau sekedar malas bersyukur atas hal kecil yang kita terima.

Bisakah kita tidak lagi menyalahi apa yang sudah terjadi, dan tetap melanjutkan hidup yang ada dengan kelapangan hati dan keikhlasan?

Untuk mengharap Ridho-Nya, mengharap keberkahan-Nya…


Karena ada tempat indah yang tak kan terbayar oleh materi apapun. Ada tempat khusus untukmu, bagi para penyabar dan penanti janji setia Ilahi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada tanggapan???