Sabtu, 03 Oktober 2009

EGOSENTRIS

Udah lama gak posting… Lama kita tak bersua hoho… (STOP!!! Gak ada waktu buat becanda bagiku saat ini) haha... Perasaan gw saat ini adalah MUAKK!!! Dengan semua bentakan2 dan pembandingan2 yang gak seharusnya dikatakan. OK! Buat contoh c why not! Tapi kenapa egosentris gw mengatakan bahwa itu adalah sebuah pembunuhan karakter. Gw merasa hina dina setelahnya… (ahh… udah lah, males juga c ngomonginnya) biar aja, gw pendem semua perasaan BENCI ini! Semoga hilang dengan sendirinya, toh, gw bukan orang yang pendendam. Lagipula, harusnya gw menanggapi semua itu dengan positif. Walau kadang ngerasa kenapa perlakuan itu berbeda…

Masuk tingkat 2, gw jadi semakin yakin kalau there’s something wrong with my life. Kenapa? Karena di tingkat dua ini dipelajari PSIKOLOGI ANAK. For example…
Seorang ayah mendidik anaknya dengan keras. Sehingga anaknya akan melanjutkan ajaran turun temurun itu pada anaknya lagi. Dan terkadang itu sulit dirubah karena sudah merupakan prinsip dan budaya dalam mendidik anak yang mereka percayai. Gw bukan ngomongin tentang siapa-siapa ya, tapi, gw yakin seratus persen bahwa kebiasaan itu bisa di-cut oleh generasi selanjutnya jika generasi selanjutnya itu tahu cara pengajaran nilai-nilai dan norma hidup pada si anak. Gak ada yang mustahil jika pengajaran yang muncul di dalam jiwa si anak itu berkembang dan dia bertekad untuk tidak lagi mengaplikasikan kepercayaan nenek moyangnya yang salah kaprah dalam mendidik anak. Rantai kesalahan itu harus dipatahkan!

Selama libur lebaran kemaren, gw merasa wisata rohani, privat kepribadian. Meski kebanyakan diem dan di kamar. Walau ceritanya mudik ke kota kelahiran… ( Kota kelahiran belum tentu tempat di mana kita dibesarkan) Dengan semua itu, gw rasa gak ada yang salah… (OK! Ini fitrah! Bahwa semua orang pasti mempertahankan argument bahwa dia itu benar!) dan gw termasuk di dalamnya. Karena masing2 orang punya ego pusat di dalam diri mereka…. (Termasuk gw sendiri)

Fokus lagi sama liburan kemaren… intinya baaaanyak banget hal yang patut dijadikan pelajaran. Tentang anak tentunya…
Untuk para ibu yang memiliki sifat melankolis berlebih, seharusnya mereka tidak menyayangi anaknya dengan cara tidak membiarkan anak melakukan pekerjaannya sendiri. Seharusnya mereka membiarkan apa yang c anak ingin lakukan… Reduce kata JANGAN!! Dan hindari ANCAMAN…

Biarkan dia berekspresi sesuka hatinya, yang penting kita tetap mengawasi… TAPI tanpa MENGHALANGI aktivitasnya karena itu akan menghambat KEBIASAAN WAJAR yang seharusnya dilakukan sendiri oleh anak tersebut di masa mendatang.

Hindari juga BENTAKAN jika anak anda berbuat salah… Berilah PENGHARGAAN dari sekecil apapun PERILAKU BAIK yang ia perlihatkan pada kita sebagai orangtua. Hal itu berbeda dengan PAMRIH… Dia gak akan berubah jadi anak yang pamrih… Penghargaan yang dimaksud lebih kepada ucapan kasih sayang dan terima kasih agar dia merasa dirinya BERGUNA dan BERHARGA… Sehingga dia senang melakukan hal-hal baik….

Dan ini yang terpenting!!!!!

SALAH dalam belajar itu WAJAR! Jangan sekali-kali memarahi anak… Misalkan dia makan, lalu makanannya tumpah… Jangan sekali2 marah dan tidak memperkenankan lagi anak itu makan sendiri… Biasabya orangtua yang MELANKOLIS berlebih selalu semua ingin terlihat SEMPURNA. Tidak ada kotoran, bersih, pekerjaan harus RAPI! Sehingga orangtua itu bisa2 menyuapi terus anaknya… SAMPAI kakek2… (gak selebay itu c_ hhe…) maksudnya… yahh... dia jadi gak terbiasa makan sendiri.

Sebenernya masih banyak banget c yang mau diungkapkan tentang kesalahan2 yang harus diputus rantainya. Bukan dalam kehidupan gw aja, tapi juga seharusnya untuk para calon ibu, sebaiknya anda belajar psikologi anak sebelum membrojolkan anak. Walaupun anda bukanlah anak IKK… Tapi ilmu psikis manusia khususnya anak itu penting banget untuk meningkatkan sumber daya manusia. Jangan menyepelekan. Yeahh… awalnya c gw juga sangat menyepelekan, apa sih parenting, apa sih psikologi2ana… bukannya ilmu itu mah tanpa kita pelajari juga pasti semua orang memiliki sisi naluri psikologis… pikiran gw dulu itu ternyata salahhhh BESAR!!! Baru belajar dikit aja… gw Ber’OHH’ Ohh ria… maksudnya, banyak hal yang gw baru tau… dan jadi yakin bahwa rantai KESALAHAN itu bisa gw PUTUS!!! Minimal dalam kehidupan gw sendiri dulu lahh…
Balik lagi ke intinya… jangan pake EGO dehh kalau menjalani hidup tuh, mengikuti ego terus, kapan menerapkan teorinya. Jangan Egois, De!!! (kata kakak kelas paz mo situ bener juga ternyata) hahaha….
Nah, sekarang udah agak legaaa….

Thanks for READING...
^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada tanggapan???