Jumat, 03 Agustus 2012

KEBUTUHAN BIOLOGIS

Jangan cengok dulu menatap judulnya, karena terlalu banyak arti yang gak bisa dicermati hanya dengan pandangan sekilas saja. Hoho… Karena sebenernya, saya ingin mengulas sedikit tentang Kebutuhan Biologis yang bener-bener dibutuhkan oleh semua makhluk di dunia, baik manusia, hewan, dan binatang “(hewan dan binatang itu apa bedanya ya?)”.

Pokoknya kalau gak melakukan itu, kita bakal merana banget. Kegiatan yang biasanya dilakukan di malam hari ini biasanya menjadikan tubuh kita kembali bersinar dan berpijak seperti dulu kalaaa… #kayak lagunya Sheila On7 zaman dahulu. Intinya, ini kegiatan bener2 kita butuhkan dan menyehatkan jika kita tidak melakukannya secara berlebihan. Maksudnya dalam kadar yang pass. Pas Mantabh! Kayak acaranya si Sule and The Genk di trans7. J

Memang sesuatu yang dilakukan secara berlebihan itu tidak baik, dan juga dengan waktu yang tak tepat, juga kurang baik. Tapi entah kenapa, belakangan ini, sepertinya pola itu tidak sesuai dengan yang seharusnya. Pola yang dimaksud adalah Pola Tidur. Dan otomatis, tidur itu juga bisa disebut dengan kebutuhan biologis kita. Tubuh kita perlu melakukan kegiatan tidur untuk memulihkan kembali tenaga dan organ-organ yang kelelahan setelah seharian beraktivitas di siang harinya.

Akan tetapiii, akhir-akhir ini saya merasa mengalami apa yang namanya Kalong Syndrome. Di mana seseorang tidak bisa tidur pada malam hari, bahkan hingga masuk dini hari, namun justru baru terlelap setelah adzan subuh berkumandang. Menurut penelitian yang pernah saya baca, memang di usia2 awal 20'an itu rentan terkena insomnia atau tidak bisa tidur di malam hari, sehingga mereka baru bisa tidur lelap di awal subuh. Berhubung saya orang yang punya iman (amin), biasanya saya sholat dulu, ngaji dulu, daaan… barulah saya tiduuur dengan lahapnya.

Zzzzzzz… Tapi sesungguhnya, saya bukan orang yang seperti itu. Waktu zaman-zaman masih ada jadwal kuliah, saya termasuk orang yang disiplin dalam menjalani hari dengan semestinya. Pagi ya harus jadi pagi, siang juga harus jadi siang, dan malam. Ya malam. Buat tidur. Bahkan, berhubung kampus saya jauh dari rumah, sekitar 1,5 jam (tanpa macet). Apabila masuk pukul 7.00 pagi, itu saya bisa berangkat dari rumah pukul 5.20 WIB, dengan keadaan langit yang masih sangat gelap. And it almost everyday saya melakukan kegiatan itu, berhubung lumayan sering masuk pagi.

Dan, meskipun malemnya suka pegel-pegel, karena biasanya saya berangkat gelap, pulang gelap. Maksudnya, berangkat subuh, pulang juga udah gelap akibat kuliah biasanya berakhir jam 5, dan di jalan 1,5 jam, jadi total PP 3 jam. Pulang nyampe rumah setengah tujuh, dan biasanya di perjalanan saya transit di mesjid dulu buat sholat, sebelum melaksanakan perjalanan kembali. Agak2 takut juga soalnya klo udah adzan, pengen bablas pulang suka ragu. Kita kan gak tau apa yang akan terjadi di jalan. Kalau umurnya gak nyampe kan, hayoohh… Naudzubillah deh, ya Allah. So, saya mending transit di mesjid dulu.

Tapi, beneran deh, masa-masa itu tuh masa yang menyehatkan lahir dan batin. Meski tugas bertumpuk, pulang malem, tapi kita tetep bisa menjalani hari dengan semestinya, kita tetep bisa fit, yaa… ngantuk-ngantuk dikit, cape-cape dikit bisaa lah, namanya juga usaha… haha.. Tapi, beberapa minggu terakhir ini, setelah tidak melakukan aktivitas pagi, setelah gak bisa tidur di malam hari, saya ngerasa kondisi tubuh saya cepeet banget drop. Cepet cape, lemes, sering vertigo, puyeng, mual, sesek nafas dan tremor. Pokoknya udah kayak gejala-gejala trimester pertama sebelum kelahiran anak.

Sempet kesel juga sih, karena dengan segala hal itu saya jadi males ngapa-ngapain, termasuk ngerjain apa yang namanya skripsi. Sampai-sampai saya diperiksa ke dokter dan dokter mendiagnosa saya terkena hypertiroid dan gangguan jantung. Dan seharusnya saya melakukan beberapa pemeriksaan medis lanjutan untuk mengetahui sebabnya dan juga supaya bisa disembuhin. Tapi saya terlalu takut  melakukan hal itu, takut dengan adegan-adegan berbau medis yang saya bayangkan. So, saya berusaha sembuh sendiri aja, haha... 

Hingga memasuki bulan suci Ramadhan ini, jam tidur saya masih kacau, bener-bener kalong banget. Malam hidup sampe saur, siang hibernasi hingga dehidrasi. Boro-boro nengokin skripsi, pokoknya, jam biologis saya kacau banget, sampai jadwal BAB pun jadi pukul 00.00 tepat. Dan entah kenapa jadi selalu jam segitu, mengerikan, bukan? #sampe disangka nenek gayung# karena ada bunyi2 gayung tengah malem gitu, padahal itu saya pelakunya. Hduhh, padahal kan biasanya pagi. +____+ saya merasa jadi makhluk malam. Saya rindu dengan saya yang dulu, yang bisa bangun pagi, bahkan waktu semester 5, saya suka jualan, dan sebelum berangkat ke kampus, saya masak dulu, buat dijual di kelas-kelas (buat danus ataupun tugas kewirus). Pokoknya, saya ngerasa, dulu itu saya power puff girl bgt deh, tangguh, tahan banting, disiplin, gesit, kuat, dan bisa terbang. -____- beda banget dengan yang belakangan ini saya rasakan. Lemah, letih, lesu, melotot, tak bergairah, pemalas… Zzzzzzzz,,,, where has my soul gone??? 

Tapiii… beberapa hari ini saya ingin menggebrak diri saya sendiri, supaya disiplin lagi, supaya bisa melakukan segala sesuatu dengan semestinya lagi. Yang biasanya saya tidur setelah subuh, meskipun ngantuk, biasanya saya naik ke atas genteng, lalu teriaaak, dan jadi segerrr… haha, *yang teriak itu bo’ong* pokoknya di atas loteng, saya bisa ngerjain segala macem, bisa ngebenerin antene tv, bisa sambil ngejemur baju, bisa juga Cuma sekedar nongkrong sambil melamun (yang ini jangan ditiru, terlalu alay), dan bisa juga sambil menghitung bintang-bintang di langit (gak ada kerjaan).

Pokoknya, Apapun lah, Kecuali tidur. Coz bawaannya, kalau tidur abis subuh, bangun-bangun suka pusing dan mual gak jelas, dan juga jadi bad mood sepanjang hari. So, buat kamu-kamu yang antipati sama Bang Rhoma Irama, saya gak melarang kamu mau suka apa enggak sama bang Rhoma, tapi setidaknya, ikuti nasehatnya, supaya Jangan Begadang Kalau Tiada ada Artinya! Karena tubuh kita butuh istirahat di waktu yang tepat dengan kadar yang tepat. Supaya terhindar dari beranekaragam penyakit yang mengerikan.


Karena tidur yang cukup di waktu yang tepat adalah Kebutuhan Biologis kita...


Selasa, 31 Juli 2012

CELAH

sumber gambar : planetnight.com

Entah mengapa selalu seperti ini. Selalu tidak nyaman rasanya memikirkan sesuatu yang seharusnya tidak perlu menjadi bahan pemikiran. Memang ini adalah masalah hati, tidak sepantasnya membawa-bawa pikiran terlampau jauh ke suatu arena di mana hati yang lebih berkuasa. Mungkin memang aku terlalu memiliki rasa ingin tau yang tinggi terhadap celah-celah kecil yang tertutup. Ini bukan tentang ‘aku’ saja, tapi tentang kita semua yang merasa memiliki rasa ingin tau di atas ambang batas kenormalan. Kadang tidak masuk akal. Kadang rasa ingin tau yang berlebihan seringkali disertai rasa sakit yang sebenar-benarnya. Sesuatu yang tidak seharusnya kita tau, sesuatu yang tidak sepantasnya kita jelajahi. Karena jika kita mengetahui hal-hal yang tidak seharusnya kita tau, kemungkinan besar kita akan kecewa, lalu terperangkap dalam permainan yang kita ciptakan sendiri.

Berat sekali rasanya mengabaikan bujukan hati untuk tidak terlalu jauh 'ingin' mengetahui kehidupan orang yang tidak wajib kita ketahui. Ketika kita mengagumi seseorang, dengan beberapa sebab yang tak terjabarkan, kita akan terdorong untuk mencari tau, mengamati, memperhatikan dari jarak sejauh apa yang bisa kita jangkau. Entah mengapa, terkadang rasa kagum muncul bersamaan dengan rasa penasaran yang sangat mengganggu, mengajak untuk memainkan sebuah permainan di mana tak ada yang kalah dan yang menang. Permainan yang membingungkan. Namun, kita tetap mengikuti seruannya. Seruan untuk bermain-main dengan api.

Aku tak ingin mendeklarasikan cinta, tak ada sebab-sebab yang melatarbelakangi untuk melakukannya. Ketika kita terlanjur terjerat, ketika kita terlanjur tau tentang hal-hal yang sebenarnya tak perlu kita tau, kita akan pasrah pada beranekaragam perasaan yang memadati semua rongga. Dan ketika kita merasa semakin terhimpit dengan perasaan itu. Yang ingin kita lakukan hanyalah ingin mematikan kobaran api yang sudah terlanjur menyala dalam jiwa. Meskipun sulit, namun perasaan yang tak beralasan dan tak mempunyai harapan itu harus segera dihentikan. Kecuali jika kita percaya, ada tujuan yang mulia pada akhirnya, bukan sekedar rasa yang relatif hampa.

Kepada sebuah celah yang melubangi pikiran, 

Ingin rasanya mengembalikan semua langkah yang terlanjur direntangkan. Sebelum aku membaca namamu di suatu situasi yang sepi. Ketika entah kenapa dengan tidak sopannya rasa penasaran ini muncul tiba-tiba, membuatku ingin mencari tau tentangmu… Lebih jauh… Lebih dekat…

Dengan berjuta situasi yang tak pasti, dengan deklarasi-deklarasi yang nyaris mati. Aku memang tak mencium aroma harapan tentang kisah-kisah manis yang mungkin akan terbina. Namun, di bawah naungan bumi yang sama. Sebagai sesama manusia. Aku ingin mengucapkan terima kasih. Karena kau telah memberikan sedikit celah dalam pikiranku. 

Celah Inspirasi. J



Jumat, 20 Juli 2012

CANTIK ITU... SEHAT

Kali ini, saya ingin sharing tentang beberapa hal, yang berkaitan dengan keribetan ibu-ibu zaman sekarang. Hehe… sebenernya ini bukan sebuah keribetan. Wajar kalau banyak wanita dewasa yang udah berkenalan dengan apa yang namanya Make up. Jangankan yang dewasa, sekarang udah banyak remaja bahkan anak-anak yang udah diperkenalkan dengan Make Up. Tentu aja ‘diperkenalkan’ di sini bukan hanya kenalan aja, tapi juga ‘menggunakan’.
sumber gambar : imagine.com
Make up memang sudah terkenal dari zaman dahulu kala. Bukan hanya wanita, tapi pria pun banyak juga yang memakai make up, pemerah bibir atau lipstick terkadang jadi mengalami perluasan konsumen karena berfungsi juga untuk para pria (liat aja klo di sinetron-sinetron ato drama2 korea) artis cowoknya kadang lebih cantik daripada yang cewe. Jadi memang menor itu sekarang bukan milik wanita lagi, tapi pria juga bisa terlihat menor. -____-

Mengenai make up, sekedar sharing pengalaman pribadi. Dari SMP saya jerawatan parah, sampai temen-temen sekelas memanggil saya dengan sebutan ‘Jelita’. Hoho… tenaaang, saya bukannya mau narsis, tapi karena itulah fakta yang ada. Saya disebut Jelita karena dulu saya memiliki banyak jerawat di wajah dan Jelita adalah singkatan dari Jerawat Lima Juta. Singkatan itu dibuat oleh teman sekelas saya dan dia laki-laki. Sebagai gadis ABG labil, meskipun di depan, saya juga biasanya ketawa kalau diledek begitu, tapi di belakang, sebenarnya saya menangis darahh. *____*lebay

Segalamacam cara saya lakukan sampe pake obat jerawat punya kakak yang kalau dipake itu rasanya kayak luka yang masih basah ditaburi serbuk lada hitam. Periiih sangat. Tapi itu jerawat masih betah bersarang di wajah, akhirnya waktu SMP saya nyoba-nyoba foundation punya mama, agar jerawat-jerawat itu tersamarkan. Tapi saya jadi merasa menipu diri sendiri karena sebenarnya foundation itu hanya untuk menyamarkan noda-noda jerawat, bukan menghilangkan. Dan sebenarnya, kalau gak perlu-perlu amat kita gak boleh lho pake foundation karena bisa menyumbat pori-pori dan bisa bikin pori-pori membesar.

Beranjak SMA, saya beralih menggunakan pond’s dan bedak tetap marcks. Dari dulu saya tetap setia dengan bedak Marcks. Karena komposisinya ringan, dan bedak itu dianjurkan dokter-dokter kulit pada umumnya. Dan memang karena bentuknya tabur, jadi gak kayak pake ‘kedok’. Apalagi buat orang yang kulitnya berminyak, Jika kulit anda berminyak, hindari pemakaian bedak padat, beralihlah pada bedak tabur yang ringan.

Pas SMA jerawat saya udah mulai berkurang (meski masih ada jejak-jejak perkaranya) berupa titik-titik hitam dan bolong-bolong aneh, dan itu masih terasa mengganggu, tapi yaudahlah. Sabar menunggu aja, namanya juga hormon. Kalau udah stabil insya Allah gak akan gitu. Hehe…

Dan benar, menginjak bangku kuliah, jerawat-jerawat dan bekas jerawat saya menghilang bertahap. Tapi kulit  wajah masih sering kusam, apalagi kalau berada lama di bawah sinar matahari yang terik, apalagi saya ini anak jalanan. Pulang Pergi Rumah-Kampus setiap hari yang jaraknya naudzubillah jauhnya. Itu kadang membuat kulit jadi kusam banget. Dan Alhamdulillah, mungkin karena hormon udah stabil, hal itu gak menimbulkan banyak masalah asalkan rajin cuci muka. Jadi masalah utama saat kuliah itu kusam dan berminyak.

Saya waktu itu pakai bedak La’tulip. Kata orang sih itu bedak pengantin, hehe… karena meskipun dipake sedikit, keliatan kayak tebel banget. Tapi itu justru yang saya suka. Cukup pake dikit aja, udah berasa bedaknya. Jadi hemat. Dan memang bedak latulip ini bagus sebenernya (bagi orang-orang tertentu). Bagi orang dengan wajah berminyak (seperti saya), lagi-lagi saya tekankan untuk menghindari jenis bedak padat. Karena cepet luntur dan kalau udah luntur, kulit wajah jadi keliatan aneh banget.

Karena saya sadar wajah saya berminyak dan agak sensitif, akhirnya saya mulai membuka hati untuk facial di salon atau klinik. Awalnya saya gak mau banget melakukan facial, selain katanya prosesnya menyakitkan, juga bisa nyebabin pori-pori tambah besar. Namun ternyata itu hanya mitos belaka… hehe… Setelah dicoba, Alhamdulillah jadi bersih kok. Asal tau tempat-tempat bagus buat facial, gak sembarang milih klinik atau salon, Insya Allah malah membuat kulit jadi bersih dan sehat.

Jujur, saya sempet suka dengan ‘make up’. Tapi sekedar iseng-iseng aja, misalnya pake eye shadow, eye liner, dan blush on, sekedar buat iseng-iseng, hehe, tapi saya paling anti pake lipstik, karena rasanya kayak ada yang mengganjal di bibir. Saya itu dari SD suka menggambar dan bereksperimen, jadi suka penasaran dan mencoba-coba hal yang enggak enggak. Dan sekarang saya sadar ‘Make Up berat’ itu sesuatu yang tidak baik digunakan setiap hari. Mungkin kalau ada acara tertentu, misalnya ke ondangan, it’s ok. Tapi untuk digunakan sehari-hari, misalnya kuliah atau ke pasar. Itu gak sehat banget. Wajah kita perlu perawatan alami. Wajah kita perlu istirahat.

Wajah kita memang jadi bakalan terlihat mulus dan bening jika menggunakan make up. *asal gak terlalu lebay kayak tante girang. Tapi di sisi lain, make up itu sebenernya hanya topeng. Coba aja kalau udah bersihin wajah. Wajah kembali ‘biasa-biasa’ aja. Atau bahkan kalau pake make up merek sembarangan, wajah jadi bintik-bintik item, kusam, dan gak sehat. Dan saya pernah mengalami gejala-gejala tersebut.

Dari situ saya mulai banyak baca artikel-artikel kesehatan kulit, saya mulai insaf dan mulai meninggalkan make up, lalu beralih untuk lebih fokus kepada ‘kesehatan’ dibanding ‘keindahan’. Toh kalau sehat, insya Allah otomatais akan indah juga. Misalnya, kalau kita menggunakan krim pemutih yang mengandung mercury. Wajah kita emang jadi terlihat putih, bersih, cling bgt deh pokoknya. Tapi di balik itu semua, ada bahaya yang mengincar kita. Hehe… So, be careful, ladies… Krim-krim perawatan wajah/pemutih yang beredar di pasaran dan tanpa resep dokter itu sebenernya cocok-cocokan. Gak bisa sembarangan digunain buat semua orang dengan beranekaragam jenis kulit. Makanya meskipun sempet ditawarin krim perawatan wajah tertentu oleh seorang teman, saya tetep menolak dengan hott. Hehe… Cantik itu gak harus putih kok. Cantik itu bersih, sehat, dan bercahaya… ^___^

Dan Alhamdulillah, beberapa bulan kemarin, lumayan banyak yang bilang wajah saya terlihat lebih bersih. Padahal saya udah gak pake make up yang aneh-aneh lagi. Saya hanya melakukan beberapa perawatan alami, misalnya masker putih telur+madu (buat ngangkat komedo) itu pun bikin sendiri,  kadang pake masker pepaya dan jeruk lemon... untuk sabun pencuci muka, saya tinggalkan pond’s dan kawan-kawannya, saya beralih pada sabun baby…. Setiap mau ke luar rumah, gak lagi pake make up yang aneh-aneh, hanya pakai sunscreen wardah dengan SPF 30 yang menjaga kulit kita dari sinar UV yang berbahaya di siang hari dan bedak marcks yang ringan. Meskipun kulit saya gak seputih pas dulu pake make up, tapi untuk cara yang sekarang ini, dari segi kesehatan, jelas jauh lebih sehat. Dari segi harga, juga lebih murah lhoo dibanding menggunakan make up/kosmetik berat.

Gambar bedak marcks

Sunscreen Wardah SPF 30

Tissue bayii...

Hanya aja, emang harus rajin. Sunscreen itu harus diaplikasikan setiap 3 jam sekali. Selama masih berada di luar rumah. Bukannya ribet, tapi ini demi kesehatan juga. Karena sunscreen sekarang itu justru wajib digunakan gak hanya wanita, tapi juga pria, mengingat radiasi UV semakin berbahaya bagi kesehatan. Jadi, saya selalu rajin membawa sunscreen itu ke mana-mana. Simple kok, misalnya setiap habis wudhu, sholat, sebelum beraktivitas lagi, pake dulu deh itu sunscreen. Gak perlu cuci muka dulu, langsung aja pake. Karena sunscreen yang saya gunain itu bentuknya gel, jadi gak akan nyumbat pori-pori ketika langsung digunain tanpa membersihkan wajah pake sabun. Tapi alangkah lebih baik kalau bawa tissue basah non-alkohol (tissue basah bayi) buat ngebersihin wajah dari debu-debu. Baru aplikasikan sunscreen. Nah, sebagai penutup, pake lagi deh bedak taburnya. Karena sunscreen gel itu sifatnya mudah hilang, apalagi kalau kena keringat, jadi harus diikat dengan bedak tabur supaya sunscreennya lebih tahan lama.

Ribet???

Gak kok, ini saya lakukan demi kesehatan dan kenyamanan dalam beraktivitas. J



Selasa, 03 Juli 2012

KEMUDIAN TAHUN


Satu tahun lalu, hingga satu hari di kemudian tahun yang tak terbayangkan sebelumnya…

Hari ini satu tahun yang lalu…

Sumber gambar : tdbg fanspage

Bercanda dengan hati sendiri, menengok ke arah dalam, tertunduk-tunduk dalam kantuk, berdoa dalam pasrah, dan tak ada lagi yang kau kerjakan selain merasakan perasaan yang biasa-biasa saja, meski samar, meski awal tersasar, mati rasa dan segalamacam bayangan abstrak bersahut-sahutan, antara kemayaan bayangan, ilusi, khayalan, dan sandiwara yang tak pernah ada.

Menjerit di dalam, tak betah ingin pulang, masih tak terhitung banyaknya yang harus dilakukan. Sebesar apapun keinginanmu untuk pulang, tak ada jalan menuju pulang yang lenggang, gelap, seolah sesat dan buntu. Kau tak bisa terus tinggal di sini, namun kau tak tau ke mana harus pulang. Terkurung, jiwa-jiwa terperangkap, menerawang nanar ke arah lampu pijar di sela jeruji-jeruji yang menguji.

Melanda arus kehidupan yang sebelumnya belum kau miliki, namun terlanjur kau lalui gerbang menuju kehidupan yang asing tanpa daya saing. Ketika kegundahan sampai pada titik yang  melatarbelakangi. Segalanya menumpuk di suatu benda abstrak yang disebut…Nurani. Lalu mulai merangkul ketidakberdayaan, membunuh ketakutan, merajut sisa-sisa kedewasaan yang masih ada. Menggenggam ketegasan, dan mulai menyentuh ayat-ayat-Nya.

Kuingatkan kau cara itu, di saat kau merasa gelap, tersendat, tersesat, dan terasing… jamahlah kitab-Nya… Penerang gulita hidup yang sejati.

Lalu untuk hari-hari yang berlangsung selanjutnya, 
Bertahanlah… dan… 
Hadapilah… J

Dan kau akan menemukan dirimu di satu tahun kemudian yang tersenyum mengenang indahnya masa-masa penuh perjuangan saat ini, atau saat-saat yang telah dan pernah dilalui.

Jumat, 29 Juni 2012

DETIK-DETIK YANG KEMBALI


Bukan menit, bukan pula detik. Bukan kalimat-kalimat terpotong tak berkelanjutan. Dalam hitungan hari, bulan, tahun, bahkan seumur hidup. Dalam atap langit yang sama dan gertakan angin yang sama.

June, 2011, Binakarya
Tepat nyaris satu tahun, meski masih terhitung mundur berjuta-juta detik. Hari di mana ada hal lain yang masuk dan merubah segalanya. Singgah sementara seolah menayangkan sekilas cuplikan tugas masa depan, secepat kilasan, secepat kenangan yang terbentuk untuk menjadi masa lalu.
Rasanya baru kemarin, merasakan dinginnya telapak kaki di lantai-lantai semen, menimbun air di beberapa ember untuk mandi, mendengarkan adzan subuh, tanpa motivasi untuk tidur kembali. Semangat yang telah tertunda lama, tampak seperti kilasan balik masa-masa perkasa, dan segala hal yang berjalan seharusnya.

Kerinduan ini terbentang sepanjang jalan pintas yang tak lagi bisa terukur. Sejauh masa lalu yang menjembatani perbedaan waktu. Merebak issue tentang teknologi lorong waktu yang dapat membuat manusia kembali ke masa lalu, tergoda untuk terjun mencoba. Sempat berpikir untuk merasakannya, lalu setelah sampai, segera membakar jembatan yang akan membawa raga ini kembali. Karena…. Tak mau kembali pulang.

 Kedewasaan.
Motivasi berjuang.
Empati tanpa keegoisan.
Kesabaran yang bertahan.
Air mata yang tak mau keluar.
Hati yang lebih baik.
Senyum ketulusan.
Keberanian.
Kemauan belajar.
Keikhlasan.
Keringat perjuangan.
Langkah yang tegak, dan…
Kebahagiaan Sejati.

#Ya, Tuhan… ingatkan lagi hamba cara-cara itu.

 June, 2011, Binakarya

_Rindu masa-masa itu, masa di mana ketakutan dan pikiran-pikiran buruk kalah perang_

Senin, 21 Mei 2012

Mrs. HATZLER

Mungkin posting kali ini agak-agak sensitif, hehe... tapi saya tetap ingin menuliskannya, karena saya pikir, ini adalah doa dan harapan yang lumrah sebagai manusia. Tentunya, sebagai manusia, kita diajarkan untuk berbuat baik kepada sesama, termasuk mendoakan seseorang untuk mendapatkan hidayah.

Sebelumnya, saya pernah, bahkan lumayan sering posting tentang beberapa lagu yang menginspirasi tulisan-tulisan saya selama ini. Kali ini saya akan lebih detail mereview tentang seorang wanita multi-talented, dan memiliki pemikiran yang mungkin bagi sebagian orang, out of the box. Karena dia tidak terpengaruh dengan keadaan sekitarnya. Dan orang seperti itu menurut saya Uniq. Saya lumayan banyak baca artikel tentang wanita berbakat ini, dan jujur, saya, sebagai sesama manusia, cukup salut dengan pendiriannya. Terlepas dari siapa dia dan apa keyakinannya.

AMY LYNN HATZLER lahir di Riverside, Calivornia, 13 Desember 1981, lebih dikenal dengan Amy Lee. Ia adalah penyanyi, penulis lagu, dan pianis piano klasik terlatih. Dia adalah anggota pendiri dan lead vocal grup band Evanescence yang beberapa kali memenangkan Grammy Award. Pengaruh gaya musiknya berasal dari music klasik seperti Mozart dan Bethoveen.
Little Amy  ^_^
Lee lahir dari pasangan John Lee seorang TV personality dan Sara Cargil. Dia memiliki satu saudara laki-laki bernama Robby dan dua saudara perempuan, Carrie dan Lorie. Amy Lee memiliki saudara perempuan ke-3 yang meninggal karena penyakit yang tidak diketahui, lagu yang berjudul “Hello” dan “Like You” dari album Fallen ditulisnya untuk mengenang adik perempuannya yang meninggal.

Amy Lee mempelajari piano klasik selama Sembilan tahun. Keluarganya berpindah-pindah kebeberapa tempat, termasuk Florida dan Illinois, tapi akhirnya menetap di Arkansas, dimana Evanescence dimulai. Dia lulus dari Pulaski Academy pada tahun 2000 dan memasuki Middle Tennessee State University. 

Sumber Gambar : eVthreads
Pada usianya ke 27 tahun, ia menikah dengan seorang psikolog (terapis) bernama Josh Hartzler. Amy menulis lagu “Good Enough” dan “Bring Me to Life” yang terinspirasi dari kehadiran suaminya. Lee telah menyatakan bahwa mulai saat itu ia adalah Nyonya Amy Hartzler.
*) sumber : Wikipedia


eVthreads-Amy-Membatik (?0
----------------------------------------------------------------------------------------
Ada yang menarik dari kehidupan Amy Lee… (sebelumnya, saya cantumkan satu artikel di bawah ini, sekalian practice reading, hehee)

Is Amy Lee REALLY such a good role model???
For years young girls have been looking up to female celebrities, minds filled with questions, hoping to gain a little advice from their icon. They Idolize them, they obsess over them, and they look towards them for inspiration. But, today young girls are often looking for guidence from the wrong sort of celebrity. 
Ever since the arrival of Evanescence many young female fans of Amy Lee, look towards her for guidence and advice from her previous experiences in life, and most of time she gives it. 
But, People have often said that maybe she's not the right person to be looking towards when your feeling your life has reached a block. If you think about it, "She talks about suicide and death in her lyrics. She's constantly wearing black gothic type clothing, and as for her make-up...it speaks for it's self" 
Sumber : Evthreads-Amy Hatzler
So the question is. Is Amy Lee from, Hard rock band Evanescence really the right sort of person that we girls should be looking up to?The answer is very simple. If you look at celebrities today, the majority is up on stage half naked talking about how hot they (think) they are, or how much men love them. They go through plastic surgery just to atract more men, and they take raunchy covershots of themselves to gain that little bit more of publicity. And as for thier music videos...well, I think you know what im getting at The thing that makes Amy Lee so different is that One, she loathes all of the above. 
Two, she has NEVER had a breast inlargement or posed on a mens magazine before. 
and Three,
 she values her job for what it is, a way to show the world her music, not a way to show the world her body. As she states, "I don't feel the need to take my clothes off. Im a musician not a stripper". 
As for the clothing she wears, it's simply just to give the band a signature look "You've gotta have some sort of visual image. Too many bands don't have a visual image, it's like they're just four dudes in jeans and they all look the same, there's nothing to remember them by." says Amy at fashion t.v "For stage I wanna represent the sound, and I think the gothic/victorian stuff works with the music best. But In my daily life im just Funky, Simple, and Cute."-She quotes.
"We have the opportunity to say something, and it feels really great that we've been put in that position, because it feels like the people who are in that position, they finaly get up there, and they don't have anything to say, and it's just like um....I'll take my shirt off. You know?.” -Amy states during an interview with New Music. 
"There are very few women right now who don't just 'get naked'. That bothers me a lot, I am so proud to be up and not to have done that. You are who you are. Theres nobody like you, and to try and be like someone else is just a lie." -Thankyou Amy! I couldn't of said that any better of myself. :) 
In my Opinion This IS the kind of Women that need to be noticed more, this is the kind of women that WE should be looking up to. Good, down to earth, honest females, that take a stand for what they believe in, and aren't afraid to say 'No'. This is the kind of women that I would like to see up on stage more, not people that go up wearing so little that they may as well not be wearing anything at all. (not naming any names here). 
I whole Heartedly believe if more female musicians show a little more respect for themselves in this industry, then maybe us women will stop being looked at as sex symbols, and more of people with feelings and people that want to be respected. 


So in response to this article, Is Amy Lee really such a good role model? 
The answer is, yes. She is. 
From : http://www.fanpop.com
--------------------------------------------------------------------------------
Sebelum lanjut, menanggapi artikel di atas, lihat yang baik-baiknya saja yaa... coz di sini saya tidak berniat menyuruh siapa-siapa, termasuk diri saya sendiri untuk setuju bahwa Amy Lee adalah Role Model. Karena tetap, Role Model bagi kita seorang muslimah haruslah seorang muslimah pula, seperti dalam hadist riwayat Bukhari, "Di dalam sejarah Islam ada wanita-wanita hebat yang menjadi panutan untuk kaum muslimah. Rasulullah SAW bersabda : “Ada empat wanita mulia yang juga penghulu segala wanita di dunia; mereka itu ialah Asiah binti Muza him isteri Firaun; Maryam binti Imran, ibunda Isa; Khadijah binti Khuwailid, isteri Rasulullah saw dan Fatimah binti Muhammad, puteri kesayangan Baginda.”

Kenapa Khadijah? Karena ia adalah figur wanita dermawan yang memberikan segalanya untuk dakwah sekaligus istri yang dicintati suaminya. Kedermawanannya mendapat sanjungan dari Allah dengan memberikan salam melalui malaikat Jibril. Berkatalah Jibril pada Rasulullah, "Ya Rasulullah, Khadijah sebentar lagi akan datang membawa bejana berisi lauk atau makanan atau minuman. Kalau ia sudah datang, sampaikan salam dari Allah dan dariku. Dan berikan kabar gembira dengan rumah di surga" (HR. Bukhari dan Muslim).

Kenapa Fatimah? Karena ia adalah sosok yang mencerminkan anak yang berbakti pada orang tuanya. Sebuah posisi yang sulit dicapai oleh anak yang tidk pernah menghargai ibu bapaknya. Sulit karena ia tidak tahu betapa orang tua harus dimuliakan walaupun dalam keadaan syirik. Allah berfirman, "Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan suatu yang tidak ada pengetahuanmu tetang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik…" (QS. Luqman : 15)

Kenapa Asiyah? Karena ia adalah sosok wanita beriman diantara lingkungan yang sesat. Siapapun tahu siapa suami Asiyah. Ia adalah Fir`aun. Sejarah mencatat kalau Firaun adalah Raja yang sombong. Teramat sombong. Karena ia telah merebut kesombongan yang hanya dimiliki Allah dengan mengatakan dirinya adalah Tuhan. Barangsiapa yang menolak, maka kematian adalah balasannya. Namun tidak begitu dengan Asiyah. Ketika terjadi peristiwa adu ilmu antara tukang sihir Firaun dan Musa, Asiyah bertanya pada para pengawal, "Siapa yang menang?" Mereka menjawab, "Musa dan Harun".Asiyah pun kemudian berkata; "Aku beriman kepada Tuhannya Musa dan Harun". Sebuah jawaban lugas yang menampar wajah Firaun di muka umum. Angkaranya membuat Asiyah diancam akan dilempari batu besar di padang pasir yang panas. Tapi Asiyah tetap teguh. Sehingga keteguhannya dicatat Allah dalam Al-Quran, "Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir`aun dan perbuatannya. Dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim." (QS. At-Thamrin : 11)

Kenapa Maryam? Karena ia adalah figure wanita yang selalu menjaga kesuciannya. Sebuah harga mahal yang makin sulit di dapat di zaman sekarang. Sejarah mencatat, dari wanita yang suci lahir manusia-manusia pilihan. Lihatlah para salafus saleh kebanggan Islam. Mereka dilahirkan oleh sosok ibu yang selektif dalam mendidik anak-anaknya. Begitu juga dengan Maryam, dari rahimnya lahirlah Nabi Isa.

*) Referensi : al-quran, hadist, dan central information of akhwat.
--------------------------------------------------------------
Kembali lagi pada artikel tentang Amy Lee, Saya hanya menangkap beberapa keunikan dalam sikap Amy Lee karena saya appreciate terhadap hal sekecil apapun yang menurut saya berani. Karena kadang berkata “No” itu sangat sulit. Dan untuk orang-orang yang tetap punya pendirian, siapapun itu, saya sangat salut. Termasuk kasusnya Mbak Amy Lee… Di tengah artis-artis Hollywood yang kayaknya hidupnya udah luar biasa amoral. Dia tetep pegang prinsipnya. She will never attempt to use sex appeal in her perform or to attract fans. Dia pun tidak pernah berniat operasi plastic, ‘Perfect By Nature’ is the best! Dia pun tegas berkata, "I don't feel the need to take my clothes off. Im a musician not a stripper.” 

Bahkan dia heran mengapa banyak selebritis yang melakukan hal-hal yang membahayakan jiwanya dan menyiksa raga serta melanggar hati nurani mereka sendiri. Seperti merubah anggota tubuh agar lebih menarik, lalu memamerkannya di atas panggung dengan sangat amoral. Menurutnya itu hanya sia-sia dan kebohongan semata. Karena fenomena itu, ia menulis lagu berjudul “Everybody’s Fool’ atas responnya terhadap issue2 dunia selebritas yang marak saat ini.

Dalam sebuah artikel, terdapat statement bahwa Amy sangat memperhatikan kesehatannya dan keluarga, sehingga ia tidak pernah meminum minuman beralkohol dan memakan daging-daging yang tak baik dikonsumsi. Sekalipun saat pesta. Ia lebih memilih meminum banyak air putih.

Dari situ saya menyimpulkan bahwa ini manusia pemikir juga. Di luar konteks agama yang diyakini… sebagai sesama manusia, saya salut dengan keputusan beliau untuk tidak melakukan apa yang mayoritas lingkungannya lakukan. Dan seperti yang saya katakan di awal postingan ini, mungkin ini agak sensitive, tapi sungguh, saya kadang berpikir dan berharap, suatu saat dia menemukan sesuatu yang membuatnya berpikir ke arah yang tepat, atau dengan kata lain, mendapat hidayah, coz dalam suatu artikel yang mengejutkan pernah disebutkan bahwa ‘she thinks about being muslim’.

Evthreads-Amy @ Maroko
Lagu-lagu ciptaannya itu seperti puisi yang sulit diartikan. Awal terbentuk band Evanescence, banyak yang beranggapan bahwa band tersebut adalah band Christian, namun mereka menolak dikatakan band Christian, karena, menurut sumber yang saya baca dalam wawancara Amy Lee menjelaskan bahwa ia menulis lagu secara universal, bukan untuk agama tertentu saja. Yang artinya bisa merelasikan perasaan setiap orang terhadap problematika atau issue-issue yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Lirik lagu yang paling saya suka ialah lirik dari lagu “Field of Innocent”, “Understanding” dan “Forgive Me”. Itu bener-bener perasaan yang semua orang pasti ngerasa pernah mengalami hal seperti yang diceritakan dalam lagu. Tentang Ketulusan.

EvThreads : Amy-handwriting
Dan meskipun terkesan sering menuliskan lirik-lirik yang “mengasihani diri sendiri” dan menggambarkan ‘Kedepresian”. Sebenernya, Mbak Amy ini dalam kehidupan nyatanya gak pernah mengalami depresi sama sekali lho. Kehidupannya sangat ceria, dan dia mengaku mudah tertawa dan sulit untuk berhenti tertawa, dalam suatu interview, ia pun mengaku sangat menyukai hal-hal yang lucu, seperti film kartun, Pikachu, dan bentuk-bentuk boneka. Ia pun memelihara dua kucing yang sangat dia sayangi dan ia merawat mereka dengan sepenuh hati.
sumber : Evthreads-Amy's cats
Lirik-lirik dan melodi-melodi yang ia buat semata-mata untuk menyadarkan bahwa kesedihan, kesepian, kesendirian, penghianatan yang mungkin pernah kita alami dalam hidup kita adalah perasaan yang indah. Karena dari segala peristiwa, akan ada hikmah yang menyertainya, dan semua hal itu dapat membuatmu lebih tegar dan berani untuk melangkah ke depan.

Dan, klo saya teliti, lirik-liriknya itu malah sebenernya bukan terkesan ‘mengasihani diri” tapi nunjukin ketulusan dan tekad untuk gak lagi terkalahkan oleh diri sendiri yang kadang sering terkekang hawa nafsu. Bisa dilihat dari lirik yang menggambarkan tekad yang kuat untuk menjadi seseorang yang lebih baik, di lagu “The Last Song That I’m Wasting on You’.

Sumber : modernmuslimah.tumlr.com
Ohya, terakhir, dari bahan bacaan tentang penindasan negara-negara di dunia. Di sana dibahas tentang Amy Lee yang benci dengan pengkhianatan dan penindasan. Dia adalah salah satu seleb pemikir logis yang berani mengutuk tindakan Israel atas penindasannya terhadap Palestina.
Evthreads : amy-and-friend
Dan tentang karya-karyanya… Saya sangat banyak terinspirasi oleh lirik-lirik lagunya yang seperti barisan-barisan kata misteri, sulit diartikan namun penuh makna… dan sering menyadarkan saya kepada hal2 yang sebelumnya tidak pernah saya sadari. 

And the last, I wanna make a wish…

I Hope someday, she really thinks about being the 'real muslim… coz she has a good personality, she is a smart thinker, caring, loving, sincare, easy to smile and very friendly…

and I want her to go to heaven…








Jumat, 04 Mei 2012

EVERLASTING FRIEND

 Fotografer : Rizki Amalia P. 



R. Ifah Kholifah :  Cewek tomboy yang terlihat sangat Chinese dan Korea sekali ini hobinya jalan-jalan, naik gunung, naik kuda, naik onta, dan naik-naik yang lainnya… haha… *pisss peh… nama panggilannya IPEH, tapi bisa juga dipanggil Bang Kholif. Yang sangat saya salutkan pada sohib saya yang satu ini ialah ketenangannya dalam menghadapi berbagaimacam perkara dunia. Dijamin deh, kalau lagi ada masalah, trus dideketin ipeh, bawaannya langsung enjoy, santaii kayak di pantaii… eits, tapi zangan salah… meskipun sangat amat cuek dan santai, beliau ini adalah makhluk Tuhan yang luar biasa. Aktif organisasi, sangat loyal dan total terhadap apa yang dia kerjakan. Saking total n loyalnya, meskipun jarak rumahnya dan kampus itu bagaikan jarak antara sabang sampai paraguay. Tapi untuk hal-hal yang dia bertanggungjawab di dalamnya, dia bisa jabanin sampe malam pun. Ohya, dia juga menjadi ketua Ekoagrifarma di fakultas kami. Pokoknya, luar biasa lah ipeh ituh. Suerr, saya salut banget sama kemandirian dan keberanian beliau dalam membela nusa dan bangsa.

Fasih Vidiastuti S. : Akhwatul yang satu ini sangat maniiis sekali jika sudah tersenyum. Apalagi kalau udah berpidato, berbicara, berceramah, berpresentasi, ataupun sejenisnya… Sungguh, semua mata tertuju padanya. Gaya bicaranya yang lembut tapi menusuk, membuat ia sangat diandalkan sebagai pembicara ataupun moderator-moderator handal. Ohya, beliau juga aktif di organisasinya… Beliau menjabat sebagai ketua deputi BKIM di IPB lho. Luar biasa lahh kalau udah inget Fasih. Perjuangan membela nusa, bangsa, serta agama. Sangat terasa sekali terpancar dari diri beliau. Fasih itu bener-bener akhwatul yang keren banget. Dan dia juga sangat nyambung kalau diajak bergyabo. *bergyabo adalah berkumpul-kumpul gila (definesi diambil dari kamus nodame). Fasih itu akhwat fleksibel… ngehehe… kadang bisa jadi ikhwan, kadang akhwat… hahaa.. *lohh? Hihi… kidding Bro! Salam salut deh buat sahabatku ini, begitu penyayang keluarga dan peduli nasib Negara kita tercinta yang nyaris terpuruk inih…

Nisrinah Kharisma : Akhwat manis asal Jember yang satu ini sungguh bijaksana tiada tara. Beliau adalah seorang SR (Senior Resident) di asrama TPB (Asrama Putri yaa… tapinya). Meskipun aktivitasnya sangat padat, ditambah tanggungjawabnya sebagai SR yang gak mungkin seringan gw yang Cuma bulak balik PP Bogor-Darmaga. Haha.. tapii beliau ini sangat hebat juga dalam kemampuan akademisnya. Gadis berwajah intelek ini dikenal dengan nama Chan-Chan. Dulu, waktu pertama kali kenal dia. Nyari nama dia di absen sampai keribo pun gak ketemu. Ternyata, nama aslinya itu Nisrina Zubir! Haha… *Nisrina Kharisma. Bagus namanya, sebagus akhlaknya. Ciee… hehe… Chan-chan sangat ramah dan sopan, santun, dan rajin beribadah, betaah n tentram banget bersahabat dengan chan-chan.

Iin Khoirunnisa : Gw gak tau bagaimana cara menyebut wanita yang satu ini. Apakah cewe, apakah akhwat, apakah atong (akhwat sepotong) kayak gw… hehe… Yo wess lah… kita sebut saja beliau dengan sebutan Makhluk iin. Makhluk iin ini adalah seorang wanita bangsawan keturunan betawi, blasteran London yang mendarat di dataran bogor menggunakan UFO. Jujur, ketika pertama kali melihat makhluk iin, saya sempat berpikiran yang tidak-tidak. Dalam hati saya berpikir bahwa makhluk iin adalah sejenis akhwat alim yang malu-malu kucing. Wajahnya yang selalu ramah dan senyuman manisnya dapat membuat kucing-kucing lupa diri. Namun, lama kelamaan kebenaran terungkap. Hahaha… beliau adalah sohib gw yang oke bgt deh kalau diajak ngegossip. Haha… entah kenapa pikiran kita sering sama terhadap banyak hal. Yang saya salutkan dari makhluk iin adalah aktif banget doski itu. Aktif di organisasi DPM, FORSIA, terus belum lagi aktif banget ikut kepanitiaan. Luar biasa lahh pokoknya. Ohya, iin juga pandai menghitung dan cepat menghafal. Gile, keren banget, ujiannya besok, beliau baru belajar malemnya. Subhanalloh. TOP markoTOP lah…

Rizki Amalia P. : cewe berpenampilan tomboy dan berhati baja. Haha… baja di sini bukan artinya keras hati, tapi dia itu teguh pada pendiriannya. Rizki Amalia bukan bininye Markus Horizon. Rizki Amalia sering kita panggil kiki, atau kalau lagi pengen, bisa dipanggil kikay, apa aja boleh, menurut selera masyarakat kaula muda dan tua. Kiki adalah wanita perkasa, terlihat dari fisik dan mentalnya yang luar biasa. Kiki ini adalah contoh wanita yang gagah. Haha.. aktivitasnya yang padat merayap, tapi tidak membuat nilai akademisnya anjlok, bahkan nilai akademisnya luar biasa keren parah. Beliau juga adalah kakak yang baik bagi adik-adiknya. Sangat bertanggungjawab dan penyayang keluarga. Salut dengan segala perjuangannya dan loyalitasnya terhadap pekerjaan. Beliau ini masih muda udah diangkat sebagai manajer di sebuah tempat bimbel. Pagi-pagi bangun pergi ke tempat kerja, tanpa malas-malasan. Wuiihhh, salute deh ane sama cewe pekerja keras ini. Dan mentalnya pun sangat uji nyali sekali, gue ngefanss sama kamar kosanlu, ki… haha… cintaa gw sama itu ruangan!

Yayang Ayesya : Akhwat bening yang satu ini sukanya sama ‘barang-barang bagus’. Gak peduli yang dia liat itu orang apa barang, tetep aja kalau ada yang lewat terus bagus, dia akan menyebutnya ‘barang bagus’. Yayang Ayesya sering kami panggil Jajang. Kalau belum kenal deket sama jajang, mungkin orang-orang akan menyangka Jajang adalah seorang akhwatul qomariah yang sangat alim dan tidak beringas. Tapi, coba deh, berlama-lama berbincang dengan jajang. Pada akhirnya, kau akan menemukan titik gila dan beringas dalam dirinya yang terpendam. Haha… Jajang ini luar biasa rajin pangkal pandai sekali. Kalau dosen nerangin, rajin mencatat, kalau dikasih tugas cepet selesai dengan hasil maksimal. Ohya, Jajang adalah orang yang pinter banget buat puisi. Menjuarai lomba puisi, sampai karyanya dibacakan di salah satu acara keren di IPB. Paling salut dengan kedisiplinan dan kerajinan jajang. Pokoknya, woke lahh… Ohya, perkataan jajang yang paling saya ingat yaitu ketika dijelaskan fase pemantapan oleh dosen, fase pemantapan ialah fase sepasang manusia yang baru menikah, dan jajang dengan polosnya berkata, “fase pemantapan adalah fase yang paling mantap!”.

Amania Farah : Akhwat ganteng mirip Dude Herlino feat Chiaki Senpai. Haha…  Makhluk Tuhan bernama Amania Farah ini sering kita panggil Aman, atau pake Mas juga boleh, tergantung malem atau siang. Wehehe… *pisss man! oke lanjut, Aman adalah sohib gw yang mantabh banget, kalo nolong orang tuh berasa tuluuus bangeut. Aman juga pendengar yang baik dan budiman. Enak kalau curhat sama Aman, selalu ditanggapi dengan sungguh-sungguh. Akhwat yang satu ini demeeen banget sama benda yang bernama ‘chiaki senpai’ dan ‘piano’. Dan sepertinya, Hal yang paling gak mau beliau lakukan ialah nonton film Suketi (Malam Satu Suro), karena dia suka piano, dan di sana ada adegan kuntil suketi nembus tembok lalu bermain piano, dan itu mungkin dapat membuatnya ilfil dengan piano. Ohya, Aman ini aktif banget juga loh, di LDK Fakultas. Kereen lah pokoke. Selain itu, Aman juga memiliki sifat easy going, dan santai, enak juga nih kalo lagi keribo, trus deketin aman. Keribonya langsung ilang, ngobrol sama Aman berasa abis direbonding. Hilang segalamacam kekeriboan, karena, dia suka ngasih solusi-solusi jitu dan tepat sasaran. Ohya, yang kamu harus tau, Aman… “Cewe cantik belum tentu dia juga bisa terlihat ganteng. Tapi Cewe ganteng itu sebenernya adalah cewe cantik.” (sumber : majalah femina tentang tipe2 wajah-wajah cewe). So, berbahagialah..

Arina Zuliany : Kayaknya bakal berlembar-lembar atau bahkan sebuku kali nih kalau menuliskan tentang bundo yang satu ini. Arina Zuliany adalah wanita perkasa yang datang dari Sumatera Barat yang menyebrang lautan, melewati bukit, mendaki gunung,  lewati lembah, mengarungi samudera, dan mendarat di darmaga cinta. Pokoknya udah kayak ninja hatori deh… Aktif dan kreatif, serta membela yang benar. Kita memanggil Arina Zuliany dengan panggilan Ariin (I’nya panjang 2 harkat) atau bisa juga dipanggil Bang Zul. Sesuai jam tayang. Haha… Akhwat yang satu ini membuat gw speechless n writeless deh kalau nyuruh jabarin tentang beliau. Beliau itu orang yang super supel. Kalau udah jalan sama ni makhluk satu, kayaknya semua orang kenal beliau. Tukang jualan, Kakak tingkat, adik kelas, teman sebaya, para staf, dosen-dosen, s2, s3, professor, tetumbuhan, dedaunan, pohon-pohonan, rerumputan, dan ilalang, setiap sudut kayaknya mengenali beliau. Luar biasa deh jiwa sosialnya, mantabs… Ariin ini orangnya sangat berprestasi, banyak keorganisasian, kepanitiaan yang ia ikuti di dalam maupun di luar IPB. Dan kalau Ariin udah ngomong, inner beautynya keluarrr bahkan loncat-loncat ke seluruh penjuru arah, sangat mempesona! Beliau cocok jadi trainer or motivator-motivator. Dia itu bisa dibilang Mario Teguh versi cewe, uniknya, dia pun cocok untuk disebut Raditya Dika versi cewe. Salut lahh ane sama Makhluk Allah bernama Ariin ini.

Rafida Zakiman : Kalau udah liat Vida, pasti bawaannya enjoy n happy. Ngeliat Vida itu nggak bikin stress. Kalau lagi stress ketemu Vida, langsung jadi adem hati. Haha… Coz pembawaannya yang santai dan gaol gila tu cewe… haha… Definisi Gaul di sini bukanlah cewe-cewe berok mini yang bergentayangan di mall-mall sambil ngedipin om-om. Wkwkw,,, gaul di sini artinya punya wawasan yang luas. Seruu dah pokoknya kalau ngobrol sama Vida tentang buku, musik, film-film plus plus (!!!) hahaa… sampai ngerumpiin bangunan-bangunan tua yang ada di dunia. Rafida itu unik, awal melihatnya, gw jadi membayangkan bahwa beliau pantas menjadi komandan tata tertib, polwan, atau polteng, hehe… pokoknya yang tegas2 dan perkasa, tapi ternyata, di balik wajah tegas manisnya (biasanya kan pedas manis, kalau vida itu tegas manis). Haha… di balik itu semua, vida adalah orang yang baik hati dan ramah. Dan sangat mandiri. Sampai gw pernah menemukan vida sedang sendiri duduk di bebatuan di bawah pohon yang rindang yang daunnya berguguran. Sumpah Vida, gw suka gaya loeh… haha.. itu adegan lonely teromatis yang pernah gw liat di kampus IPB. Wehehe… Pokoknya Rafida itu lebih keren dari raffi ahmad. Satu pesanku untukmu, Vida… Bawakan aku orang Ambon manise yaa… J (nb: vida, gw belum punya foto elu, gw punyanya cap bibir elu… wkwkw… lain waktu, qta kudu foto bareng yoo). 

Eka Istikhomah : Sesosok wanita kebangsaan Surabaya yang kuliah di Bogor dan bertemu dengan gw. Beliau adalah sahabat gw yang paling ceria dan menceriakan suasana. Kalau lagi bête, datang ke eka, pasti bête kita terganti menjadi ceria. Kadang gw gak habis pikir, kok masih ada ya orang kayak eka di muka bumi ini. Baik hati, ramah, dan pengertian. Juga sangat welcome sekali jika ada orang yang membutuhkan pertolongan. Pintu WC’ kossannya selalu terbuka untuk orang-orang yang membutuhkan. Ohy, selain baik hati, ecca moy, begitu sebutannya, juga pinter banget lho. Gile, nilai kalkulusnya oke banget, bo! Pokoknya, kalau masalah bidang-bidang ilmu eksakta, dia jagonya. Selain jago di bidang ilmu-ilmu pasti, eka juga aktif banget di organisasinya, DPM. Wajahnya ramah dan enak banget deh diliat klo lagi senyum… meneduhkan. Ngehehehe… ohya, dan eka ini orangnya penyayang sekali, terutama terhadap para monyet yang berkeliaran di dunia fana ini. Pokoknya, eka itu manusia setia kawan dan setia kawin terlaris di kancah persilatan tanah abang. Chibi Chibi Chibi... ha ha ha haa.... "Slogan E. Moy Cherrybele.

 ***
Wihh, Subhanalloh, sohib-sohib ane tuh hebat-hebat banget nihh, ayoo ayoo dipilih… hahaha… semuanya akhwat-akhwat berkualitas, calon istri idaman (bersertifikat)! haha…

Alhamdulillah, Ane bangga sempat berjumpa dan memadu kasih dengan kalian di bangku perkuliahan… hahaha… kenangan yang gak bakal ane lupain sampe tua, *amiiin kalau nyampe tua* hhhehe… tetep jaga persahabatan Gyaboo kita yaa… tetep ‘keep in touch yaa sampe udah pada beranak pinak hingga udah pade punya uyut… :)

Sahabat kalian ini akan selalu mendoakan kalian, semoga lancar-lancar, sukses-sukses selalu, dan tetap berada dalam lindungan Allah SWT. ^^
AMIIIN…  Ya Robbal Alamiiin.

 Foto-foto sambil Nunggu makanan dataaang.... 

Narsissss...

Ngerumpi di Halte (?)





Jumat, 23 Maret 2012

EVERYBODY'S FOOL

Perfect by nature
icons of self-indulgence
just what we all need
more lies about a world that
…never was and never will be
have you no shame? Don't you see me?
you know you've got everybody fooled
Look here she comes now
bow down and stare in wonder
oh how we love you
no flaws when you're pretending
but now i know she
…never was and never will be
you don't know how you've betrayed me
and somehow you've got everybody fooled

without the mask where will you hide?
can't find yourself lost in your lie
i know the truth now
i know who you are
and i don't love you anymore
it never was and never will be
you don't know how you've betrayed me
and somehow you've got everybody fooled

it never was and never will be
you're not real and you can't save me
somehow now you're everybody's fool

-Ev-

Selalu menarik, mengetahui arti di balik kata-kata dalam sebuah lirik lagu yang sulit dipahami. Tergantung persepsi masing-masing orang mengartikannya. Salah satu lagu yang membuat saya bingung dan merasa ‘woww’ setelah mengetahui artinya ialah lagu yang berjudul “Everybody’s Fool” karya Mbak Amy Lynn Harzler dkk.

Saya emang bermasalah sama kemampuan listening. Hehe… Jadi inget guru bahasa Inggris waktu SMA yang nyaranin buat banyak dengerin lagu-lagu berbahasa Inggris ataupun film tanpa teks. Dan itu bener-bener membantu banget untuk mempertajam pemahaman kita saat mendengarkan native speaker ngomong.

Sama seperti saat pertama kali mendengarkan lagu yang menurutku uniq ini. Awalnya, hanya kata ‘Everybody’s Fool” yang jelas terdengar, lalu, kata-kata sarkastis seperti “have you no shame? Don't you see me? You know you've got everybody fooled."

Awalnya, saya kira ini lagu tentang penghianatan seseorang terhadap yahh… biasa lah, kisah cinta yang basiii… antara seseorang dengan pacar atau semacamnya, yang merasa dihianati, coz dalam liriknya tercantum juga kalimat yang menegaskan bahwa lagu itu bercerita tentang Penghianatan, “you don't know how you've betrayed me and somehow you've got everybody fooled”.

Tapi ternyata, lagu ini bukan dimaksudkan untuk para lelaki hidung belang, ataupun untuk para penghianat negeri yang bertebaran di muka bumi. Tapi untuk seseorang yang “Tidak Bersyukur dalam Hidupnya.”

"Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS. Luqman : 12).

Bersyukur adalah hal yang kadang kita kesampingkan, atau tidak sadar kita lalaikan. Sifat manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang ia sandang, sikap manusia yang penuh dengan ketamakan dan ketakutan tampak tak sempurna di hadapan makhluk-makhluk lainnya di muka bumi.

Manusia. Ya, termasuk saya juga. Kita semua manusia, yang tak luput dari kelalaian semacam itu. Lupa bersyukur, tidak menyadari bahwa kita sering melakukan tindak menutupi kekurangan yang ada pada diri kita dengan cara-cara yang, naudzubillah menyiksa dunia akhirat.

Jadi inget perbincangan dengan seorang teman, dia penggemar drama-drama korea. Sama seperti saya… hehe… Pas lagi nonton, emang agak-agak aneh sih, kenapa artis-artis korea itu kulitnya aneh. Maksudnya, terlalu ‘inhuman’. Bagus sih, tapi, pas tau, ternyata di sana gak sedikit orang yang melakukan plastic surgery untuk menyempurnakan penampilan. Bahkan menurut info, di sana lebih susah cari orang yang gak operasi plastik, karena oplas-oplasan udah jadi acara yang lumrah di sana, udah kayak immunisasi!

Ada juga para model n’ artis yang sampai melakukan tindakan bunuh diri karena badannya bertambah gemuk ataupun kulit mulai keriput. Mereka dituntut harus serba sempurna secara fisik. Mereka hidup atas permintaan pasar, tak peduli seberapa menderitannya, seberapa sakitnya, seberapa berdosanya proses menyempurnakan fisik itu. Yang terpenting ialah sempurna di mata public, sehingga mereka bisa memuaskan mata masyarakat yang melihatnaya, mereka seolah bekerja seperti alat, “icons of self indulgence”.

Bukannya saya mau ngurusin urusan para artis-artis korea. Bukan hanya artis korea aja. Banyak banget orang yang juga melakukan tindakan yang menganiaya diri sendiri untuk terlihat cantik di mata pemirsa. Karena itu memanglah sifat manusia.

Okelah kalau memperbaiki penampilan dengan cara-cara yang halal dan dapat diterima akal sehat, coz Allah juga suka kebersihan dan keindahan. Tapi kalau udah operasi-operasian dan menggunakan obat-obat berbahaya, itu namanya menganiaya diri sendiri dunia dan akhirat (kecuali untuk kesehatan), misalnya karena kecelakaan harus menjalankan bedah plastik. Wallahu’alam, tapi setidaknya itu masih bisa dimengerti.

“Oh how we love you no flaws when you're pretending.” Ketika kita berpura-pura pada dunia, ketika kita menggunakan kedok kebohongan. Seolah semua mencintai kita, tak ada cacat yang mereka lihat dari diri kita. Kita begitu mempesona, kita begitu memikat, kita begitu dicintai. Tanpa mereka tahu, siapa diri kita di balik semua keindahan palsu yang kita perlihatkan pada dunia.

Di video klip lagu tersebut saya melihat seseorang yang sedang berbicara dengan dirinya sendiri. Penyesalan dalam diri atas pertanyaan mengapa ia harus mengikuti hawa nafsu, untuk berpura-pura, menjadi seseorang yang sama sekali bukan dirinya. Seseorang dalam lagu itu menyesal mengapa ia harus mengikuti perintah yang ia tahu itu salah dan tak sesuai hati nuraninya, yang berujung pada penelantaran suara hati.

“you're not real and you can't save me.” Ketika ia menyadari bahwa mengizinkan dirinya untuk menjadi ‘sempurna’ di mata manusia dengan cara-cara yang menyiksa tidak akan menyelamatkannya dari keadaan yang sesungguhnya, dalam hal ini saya merelasikan pada dunia setelah kehidupan. Karena teman sejati yang akan menyelamatkan kita nanti hanyalah Amal. Bukan apa yang kita punya di dunia.

“without the mask where will you hide? can't find yourself lost in your lie”

Itulah yang diceritakan lagu ini, Everybody’s Fool. Manusia yang kadang melihat hanya dari penampilan luarnya, manusia yang berusaha terlihat sempurna di mata public dan tidak mempedulikan tatapan Tuhan terhadap dirinya. Manusia yang sering berbohong untuk menutupi kekurangannya. Manusia yang sering mengeluh atas masalahnya. Manusia yang menggunakan topeng untuk menyamarkan kepalsuannya. Manusia yang menghianati dirinya sendiri dengan mengabaikan hati nurani. Manusia yang terlalu cinta dunia dan tersiksa karena tuntutan duniawi.

Yeah, and sometimes u’ve got everybody’s fool.

***

"Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati." (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur. (Al Mulk : 23).

Mari bersyukur… J