Jumat, 16 Desember 2011

REVIEW JURNAL

Judul Penelitian : Social Development from Infancy to Adolescence : Longitudinal and Concirrent Factors in an Adoption Sample (Perkembangan Sosial dari Bayi sampai Remaja : Faktor-faktor yang Mempengaruhi dalam Jangka Panjang dan Sekarang pada Contoh Adopsi).

Tujuan Penelitian : Untuk membuktikan adanya pengaruh pengasuhan orangtua pada tahap infant dan pertengahan masa kanak-kanak dengan tempramen terhadap perkembangan sosial

Landasan Teori dan Konsep :
- Attachment Theory (Bolby)
Teori ini percaya pada peranan pengasuh, konsistensi, dan lingkungan. Pengasuh yang sering bersama anak dapat membaca taanda-tanda/respon aanak. Demikian juga lingkungan yang konsisten akan membuat anak lebih dekat dengan orang-orang dan situasi yang selalu bersama mereka.
- Strange Situation Theory (Ainsworth)
Sensitivitas dan responsivitas pada tanda-tanda bayi dan kebutuhan selama masa-masa satu tahun perkembangan hidupnya merupakan prasyarat penting. Ibu yang lambat dan tidak konsisten merespon tangis bayinya akan menghasilkan bayi yang lebih sering menangis dan ekspresi marah.

Etika Penelitian yang digunakan : Kerahasiaan Identitas, Tidak ada paksaan

Jenis Penelitian Berdasarkan :
1. Metode penelitian
2. Teknis Pengumpulan Data
3. Analisis yang Digunakan
4. Desain Penelitian
5. Pendekatan Penelitian

Responden/Sample :
Penelitian ini menggunakan 160 anak adopsi (75 anak laki-laki dan 65 anak perempuan) yang diikuti perkembangannya semenjak bayi hingga 14 tahun. Anak-anak tersebut di adopsi dari Sri Lanka (n=86), Korea selatan (n=49), dan kolombia (n=25). Orang tua adopsi berasal dari ras Kaukasian dan dalam semua keluarga, ibu merupakan pengasuh yang utama.

Teknik Sampling :
Keluarga adopsi dipilih secara acak melalui organisasi adopsi Belanda dan anak adopsi tidak dipilih berdasarkan permasalahan yang ada saat ini maupun perkiraan permasalahan di masa mendatang. Anak yang di adopsi tidak dipilih secara sengaja untuk ditempatkan di keluarga tertentu, mereka ditempatkan dikeluarga adopsi sebelum berumur 6 bulan. Penempatan anak di keluarga adopsi bergantung pada daftar tunggu orang tua adopsi yang tercatat dalam organisasi.

Alat Ukur/Instrumen yang Digunakan
1. Dalam mengukur kondisi kesehatan, digunakan laporan kesehatan berupa berat lahir, kejadian sebelum persalinan, dan permasalahan kesehatan lainnya oleh orang tua adopsi yang dilaporkan kepada peneliti.
2. Kelekatan bayi-ibu diukur menggunakan ainsworth’s standardize strange situation labolatory prosedur. Alat ukur ini menggunakan respon anak ketika ditempatkan dalam laboratorium dengan atau tanpa pengasuh utamanya.
3. Sensitifitas ibu diukur saat anak berusia 12, 18 dan 30 bulan menggunakan situasi tugas seperti membuat puzzle, dll dengan alat ukur The egeland/erickson scales di laboratorium dan di rumah. Pada saat anak berusia 7 dan 14 tahun, sensitifitas ibu diukur menggunakan situasi tugas seperti menyelesaikan puzzle di rumah. The egeland/erickson scales juga digunakan pada saat anak berusia 7 dan 14 tahun.
4. Tempramental yang diterima anak, diukur menggunakan Dutch temprament questionnaire pada saat anak berusia 12, 18 dan 30 bulan, serta 7 dan 14 tahun.
5. Perkembangan sosial diukur dengan 6 indikator pada saat anak berumur 7 dan 14 tahun. Indikator tersebut yaitu penerimaan, penolakan, kompetensi prososial, keramahan, dan penghargaan sosial. Kelima indikator tersebut diukur menggunakan California child q-set, dan indikator keenam yaitu permasalahan sosial yang didapat dari child behavioral checklist dan buku raport.
6. Kejadian stress yang dialami anak, diukur saat anak berusia 7 dan 14 tahun menggunakan penilaian tingkat stress selama 2 tahun terakhir.
7. Status sosial ekonomi yang diukur saat anak berusia 7 dan 14 tahun diukur menggunakan kombinasi dari latar belakang pendidikan dan kejuruan orang tua

Skala Pengukuran :
Ordinal dengan menggunakan Egeland-Erickson scale

Analisis Statistik yang Digunakan :
Menggunakan SEM (structural equation model) untuk menguji model dan memeriksa hubungan antara variabel laten yang berbeda dan diamati. Analisis diselesaikan dengan Windows EQS 6.1. Tidak ada pembatasan faktor dari variabel-variabel nyata dari sensitivitas ibu dan temperamen harus sama di seluruh titik pengukuran karena indikator variabel laten tidak (persis) sama pada masa bayi, masa kanak-kanak tengah, dan remaja.

Kesimpulan :
- Perkembangan sosial dan temperamen stabil dari waktu ke waktu dan kepekaan orang tua sangat penting dalam perkembangan sosial pada remaja.
- Kualitas hubungan antara anak dan orang tua secara tidak langsung berkaitan dengan perkembangan sosial pada masa remaja yang dipengaruhi oleh perkembangan sosial pada masa pertengahan anak-anak.
- Kepekaan maternal pada pertengahan masa anak-anak dan pada masa remaja sebagaian akan membatasi efek negatif dari temperamen yang sulit pada masa remaja.

1 komentar:

  1. saya mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia
    Artikel yang menarik, bisa buat referensi ini ..
    terimakasih ya infonya :)

    BalasHapus

Ada tanggapan???